Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Polisi mengungkap identitas pria yang ditemukan meninggal dunia mengapung di sungai irigasi Desa Sukorejo, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Senin (25/5/2026).
Korban diketahui merupakan warga Kabupaten Sukoharjo yang sebelumnya baru pulang bermain sepak bola di Sleman, DIY.
Kasi Humas Polres Klaten, AKP Suwoto, mengatakan korban berinisial J alias Ketel (56), warga Telukan, Kabupaten Sukoharjo.
"Korban merupakan warga Sukoharjo," ujar AKP Suwoto.
Berdasarkan informasi yang dihimpun polisi, korban sempat bermain sepak bola bersama rekannya pada Minggu (24/5/2026) malam di wilayah Sleman.
"Pada Minggu (24/5) pukul 23.00 WIB, korban bersama rekannya baru pulang bermain sepak bola di Sleman," ucapnya.
Setelah perjalanan pulang, korban sempat singgah di rumah rekannya di Desa Tegalgondo.
Saat itu, korban diminta beristirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan pulang.
Namun, korban tetap memilih melanjutkan perjalanan menuju rumahnya.
"Dari keterangan saksi, korban sempat diminta istirahat di rumahnya. Tetapi korban nekat untuk pulang," jelasnya.
Sebelumnya, warga Desa Sukorejo digegerkan dengan penemuan mayat pria yang mengapung di sungai irigasi di tepi jalan Sukorejo-Bolali.
Penemuan itu bermula saat warga melihat sebuah sepeda motor tercebur ke sungai.
Setelah dilakukan pencarian, tubuh korban ditemukan sekitar 600 meter dari lokasi motor berada.
Petugas kepolisian bersama tim Inafis dan tenaga kesehatan langsung melakukan proses identifikasi di lokasi kejadian.
Baca juga: Warga Wonosari Klaten Curiga Ada Motor Mengapung di Kali, Tak Lama Kemudian Tersiar Kabar Duka
Proses evakuasi korban melibatkan sejumlah unsur gabungan, mulai dari TNI, TRC-BPBD Klaten, hingga relawan Kecamatan Wonosari.
Saat ini, sepeda motor korban telah diamankan polisi sebagai barang bukti.
Sementara jasad korban dibawa ke RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten untuk penanganan lebih lanjut.
(*)