Kembalinya Neymar ke tim nasional Brasil bukan hanya menjadi pencapaian besar di dunia olahraga, tetapi juga momen penuh emosi pribadi bagi sang pemain nomor 10. Bintang Santos itu mengungkapkan betapa mendalam perasaannya ketika memastikan tempatnya di skuad yang akan berlaga di Piala Dunia 2026 di bawah arahan Carlo Ancelotti.
Malam penuh emosi sang bintang
Dalam sebuah acara promosi di Sao Paulo, Neymar berbagi kisah pribadi tentang bagaimana reaksinya saat mengetahui daftar akhir pemain yang dipanggil. Penyerang tersebut mengaku membutuhkan waktu untuk benar-benar menyadari kenyataan itu, dan dampak emosionalnya membuat ia terjaga berjam-jam sambil merenungkan perjalanan panjang yang telah ia tempuh untuk kembali menjadi bagian dari tim nasional.
“Saya baru tidur sekitar pukul 6:30 atau 7:00 pagi, menonton semua video. Saya tidak bisa berhenti menangis semalaman. Saya bersama istri dan anak-anak saya, kami tidur di tempat tidur yang sama. Mereka tertidur, sementara saya menangis sambil menonton setiap video, karena itu tidak mudah,” ujar Neymar, menggambarkan malam tanpa tidur penuh emosi yang ia habiskan bersama Bruna Biancardi dan anak-anak mereka.
Mengatasi tantangan dan beban mengenakan seragam Brasil
Mengenakan kembali seragam Brasil di ajang Piala Dunia memiliki makna simbolis yang sangat besar bagi Neymar, terutama setelah menghadapi berbagai cedera dan ketidakpastian yang membayangi kariernya dalam beberapa tahun terakhir. Neymar tidak menutupi bahwa proses kembali ke performa terbaiknya sangat sulit, namun semua perjuangan itu terasa sepadan dengan hasil yang ia raih.
“Itu sulit, sangat berat, tetapi pada akhirnya semuanya sepadan. Semua perjuangan itu terbayar untuk merasakan kasih sayang ini, emosi ini, perasaan menjadi orang Brasil dan mewakili kalian semua di Piala Dunia,” ungkap sang penyerang.
Janji totalitas di Piala Dunia
Dengan fokus penuh pada kesiapan fisik dan teknis, Neymar menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jutaan penggemar yang telah mendukungnya. Ia menganggap panggilan ini sebagai salah satu momen paling bermakna dalam hidupnya, berjanji akan menghormati kesempatan yang diberikan oleh pelatih asal Italia yang memimpin Selecao tersebut.
“Saya berterima kasih kepada seluruh rakyat Brasil atas dukungan, semangat, dan reaksi mereka yang luar biasa. Ini akan menjadi hari yang sangat istimewa, hari yang akan saya kenang sepanjang hidup saya,” tutup sang bintang.
Cedera yang mengganggu persiapan Selecao
Namun, Brasil harus menunggu untuk memastikan apakah Neymar akan tersedia dalam laga-laga pemanasan terakhir sebelum Piala Dunia. Penyerang veteran itu masih menjadi sosok sentral bagi negaranya, tetapi cedera terbaru telah memberikan keraguan terhadap persiapan mereka menjelang turnamen. Neymar mengalami edema yang menyebabkan pembengkakan pada betis kanannya saat kekalahan 3-0 dari Coritiba pada hari Minggu. Meskipun ia terus bekerja keras menjaga kebugaran sejak kembali bermain di kompetisi domestik Brasil, waktu terjadinya cedera otot ini jelas tidak ideal menjelang ajang terbesar sepak bola dunia tersebut.