TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Pemerintah Kota Jambi bersama DPRD Kota Jambi kembali memperluas perlindungan sosial bagi pekerja rentan melalui distribusi 3.996 kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Program tersebut menyasar masyarakat yang bekerja di sektor informal dan rentan terhadap risiko kerja, seperti pelaku UMKM, pengemudi ojek online, ojek pangkalan, marbot masjid, ketua RT, sekretaris RT, hingga operator pengumpul sampah berbasis masyarakat (OPBM).
Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan, program itu merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk memastikan para pekerja tetap mendapatkan perlindungan saat mengalami risiko kecelakaan kerja.
“Kalau terjadi kecelakaan kerja, seluruh pembiayaan ditanggung. Kita tidak ingin musibah kecelakaan kerja justru menambah beban ekonomi keluarga dan mendorong meningkatnya angka kemiskinan,” kata Maulana.
Menurutnya, cakupan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Jambi terus meningkat dari tahun ke tahun.
Sebelumnya, bantuan serupa telah diberikan kepada guru ngaji dan petugas kebersihan. Kini, cakupan penerima diperluas hingga marbot masjid dan operator OPBM di lingkungan masyarakat.
“Dulu yang tercover guru ngaji, kemudian petugas kebersihan. Sekarang kita tambah lagi marbot, RT, sekretaris RT, operator OPBM, termasuk pekerja rentan seperti ojol dan ojek pangkalan,” ujarnya.
Maulana menyebutkan, saat ini jumlah warga rentan di Kota Jambi yang telah terlindungi melalui program BPJS Ketenagakerjaan mencapai sekitar 11 ribu orang.
Jumlah tersebut meningkat hampir 100 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Sekarang kurang lebih sudah 11 ribuan warga rentan di Kota Jambi yang tercover BPJS Ketenagakerjaan. Peningkatannya hampir 100 persen dan ini akan terus kita tambah,” katanya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Jambi bersama DPRD Kota Jambi akan terus berkomitmen memperluas cakupan perlindungan ketenagakerjaan bagi pekerja rentan agar manfaat jaminan sosial dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Ke depan cakupannya akan terus kita tingkatkan. Harapannya seluruh pekerja rentan di Kota Jambi mendapat perlindungan yang layak,” tutup Maulana.
(Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)
Baca juga: Setahun Kepemimpinan Maulana–Diza, Program Kota Jambi Bahagia Mulai Tunjukkan Dampak Nyata