TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penanganan kegawatdaruratan medis, khususnya stroke dan serangan jantung.
Sentra Medika Hospital Minahasa Utara menyelenggarakan kegiatan talk show bertajuk “Code Stroke & Code Jantung” pada Sabtu, 11 April 2026.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya, yaitu dr. Andre S. Awaloei, Sp.JP, FPCP, FPCC sebagai dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, serta dr. Denny Ngantung, Sp.S (K) sebagai dokter spesialis saraf konsultan.
Dalam pemaparannya, dr. Andre menjelaskan pentingnya penanganan cepat pada kasus serangan jantung.
Ia menekankan bahwa waktu merupakan faktor krusial dalam menyelamatkan nyawa pasien.
“Semakin cepat pasien mendapatkan pertolongan medis, maka peluang untuk selamat dan mengurangi komplikasi akan semakin besar,” ujarnya.
Sementara itu, dr. Denny Ngantung menguraikan tentang konsep Code Stroke, yaitu sistem penanganan cepat dan terintegrasi bagi pasien stroke di rumah sakit.
Ia menjelaskan bahwa gejala awal stroke sering kali diabaikan oleh masyarakat. Oleh karena itu, edukasi mengenai tanda-tanda stroke seperti wajah menurun, kelemahan anggota tubuh, dan gangguan bicara menjadi sangat penting untuk dikenali sejak dini.
Kegiatan talk show ini juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi langsung dengan para narasumber, sehingga masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai langkah-langkah penanganan darurat yang tepat.
Melalui kegiatan ini, Direktur Sentra Medika Hospital Minahasa Utara dr. Ivan Wijaya WIdiatomo, MARS berharap masyarakat semakin memahami pentingnya respon cepat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan seperti stroke dan serangan jantung, serta mendorong peningkatan kesadaran akan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Sentra Medika Hospital Minahasa Utara dalam memberikan edukasi kesehatan yang berkelanjutan kepada masyarakat.(adv)