TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Jelang Iduladha 1447 H, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiapkan ribuan hewan kurban untuk disembelih.
Total hewan kurban Pemkab Pinrang tahun ini mencapai 2.254 ekor sapi dan kambing.
"Sapi sebanyak 2.179 ekor dan kambing 75 ekor," ungkap Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pinrang, Ruslid Rasyid kepada Tribun-Timur, Senin (25/5/2026).
Jumlah tersebut dihimpun dari 12 kecamatan yang ada di Pinrang.
Bupati Pinrang dipastikan menyumbang satu ekor sapi kurban pribadi tahun ini.
Dan akan dipotong di Langnga, Kecamatan Mattirosompe.
Sementara itu, pihak Wakil Bupati belum memberikan konfirmasi kurban.
Baca juga: Hewan Kurban di Kecamatan Tempe Wajo Aman dari Penyakit Mulut dan Kuku
Selain kepala daerah, Pinrang juga mendapat bantuan satu ekor sapi Prabowo.
Diketahui sapi prabowo ialah sapi jenis Brangus.
Sapi Brangus merupakan sapi persilangan sapi betina Brahman dan pejantan Aberden Brangus.
Sapi bantuan Prabowo itu rencananya disembelih di Masjid Taqwa, Kecamatan Tiroang.
Rencananya, penyembelihan sapi tersebut dilakukan pada hari kedua Iduladha.
Sapi tersebut akan didatangkan ke Kecamatan Tiroang pada Rabu sore mendatang.
Petugas sengaja tidak mengarak sapi itu demi menjaga keamanannya.
"Sapi jenis itu biasa ngamuk kalau terlalu ramai orang," kata Rusli.
Rusli menyebut sapi akan diinapkan dahulu.
Daging kurban nantinya menyasar kelompok warga yang kurang mampu.
Masyarakat kurang mampu menjadi prioritas utama penerima paket daging.
"Pembagian sebagian besar diperuntukkan untuk masyarakat kurang mampu," jelas Rusli.
Sistem pembagian daging kurban khusus ini akan menggunakan kupon.
Kupon disiapkan untuk pembagian sapi prabowo.
Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Pinrang, drh. Elvi Martina menyebut, pihaknya bergerak mulai dari tanggal 21-26.
Pemeriksaan kesehatan hewan kurban telah dilakukan sejak jauh hari.
Hewan layak kurban akan diberikan tanda khusus oleh petugas peternakan.
"Hewan yang lolos atau layak kurban tanduknya di cat ungu," katanya.
Langkah ini menjamin daging kurban aman dan layak konsumsi warga.
"Tim masih bekerja hingga H-1 Idhuladha," ungkapnya.
Pemkab Pinrang terus melakukan koordinasi ketat, demi kelancaran ibadah kurban Pinrang.(*)