SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Peristiwa menantu membunuh mertua sendiri terjadi di Kabupaten Empat Lawang, Sumatra Selatan.
Angga (31) bukan hanya menghabisi nyawa Aminah (64), tetapi juga tega membuang jasad sang mertua ke sungai.
Akan tetapi, ia tidak bisa mengelabui polisi sehingga semua perbuatan kejinya terungkap dan ia pun dimasukkan ke penjara Polres Empat Lawang sejak Minggu (24/5/2026).
Angga mengaku sempat cekcok sebelum mengakhiri nyawa ibu mertuanya itu.
Baca juga: Menantu Bunuh Mertua di Musi Rawas, Jasad Aminah Dimasukkan ke Dalam Karung
Ia mengaku tidak puas akan pembagian hasil panen kopi.
"Awalnya dibagi tiga lalu diubah dibagi empat, awalnya saya satu bagian dia dua bagian, terus diubah dia tiga bagian saya satu bagian,” katanya.
Adapun kebun kopi yang dikelola oleh Angga merupakan milik korban.
Kebun kopi tersebut terletak di Talang Ngongop Desa Tanjung Agung, Kecamatan Ulu Musi.
Aminah terlebih dahulu dinyatakan hilang sejak Selasa (19/5/2026).
Setelah sekitar satu pekan dicari, wanita malang itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia terbungkus karung di aliran Sungai Betung Kecamatan Ulu Musi, Senin (25/5/2026) sore.
Angga sempat ikut mencari keberadaan mertuanya itu.
Namun, ia tiba-tiba menghilang dan tahu-tahu sudah berada di Kota Lubuklinggau.
Hal itulah yang membuat polisi curiga dan langsung menangkapnya.