BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mencegah terjadinya potensi penumpukan sampah saat pembagian daging kurban Hari Raya Iduladha 1447 H, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mengimbau agar panitia kurban Masjid Miftahul Ihsan tak menggunakan plastik sekali pakai.
Tak hanya Masjid Miftahul Ihsan, imbauan tersebut disampaikan Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR kepada seluruh pengurus masjid di Banjarmasin yang mendistribusikan daging hewan kurban kepada masyarakat.
Yamin menyerukan masyarakat untuk beralih ke wadah tradisional yang jauh lebih ramah lingkungan.
Beberapa alternatif yang ia sarankan antara lain penggunaan purun anyaman khas lokal, maupun bakul.
"Harapan kami pembagian daging kurban menggunakan wadah yang ramah lingkungan, misalnya dengan purun, wadah bambu (besek)," ujarnya, Selasa (26/5/2026).
Pihaknya turut memberikan opsi bagi warga yang akan menerima daging kurban, agar tak menggunakan plastik.
Baca juga: SPMB Gratis, Disdik Banjarbaru Ingatkan Sekolah Tidak Lakukan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
Yamin menyarankan warga berinisiatif membawa wadah atau tempat penyimpanan sendiri dari rumah masing-masing saat mengantre di lokasi pembagian.
"Artinya, penerima daging kurban itu langsung diserahkan. Warga bisa membawa masing-masing tempat misalnya, atau membawa tempat makan sendiri untuk menerima daging kurban," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kota Banjarmasin, Juli Khair memaparkan akan ada 500-600 kupon penerima daging yang akan dibagikan.
Kupon daging kurban ini nantinya akan diprioritaskan bagi warga yang tinggal di lingkungan sekitar masjid.
Selain warga lokal, pihak panitia juga memberikan perhatian khusus kepada para alim ulama serta perangkat keagamaan yang selama ini rutin beraktivitas di masjid tersebut.
"Kupon juga disalurkan pada warga di luar masjid tapi yang sudah rutin, seperti khatib, imam, Imam Jumat, Khatib Jumat," paparnya. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)