SURYA.co.id, GRESIK - Desa Domas menjadi desa percontohan implementasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kecamatan Menganti.
Launching yang digelar bersamaan dengan pelayanan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP).
Launching implementasi Posyandu 6 SPM dilakukan Ketua Pembina Posyandu tingkat Kecamatan, Umu Uchlisotin Bagus Arif Jauhari, didampingi Ketua Pembina Posyandu Desa, Diah Sulung Syafitri, Kepala Desa Domas Sri Retnowati, Sekretaris Kecamatan Menganti Siti Choni Andriyanti, serta Kepala Puskesmas Menganti, Estu Putri Tanjungsari.
Melalui launching ini, implementasi Posyandu 6 SPM diharapkan berjalan optimal sekaligus menjadi penguatan pelayanan dasar masyarakat yang lebih dekat, terintegrasi, dan berkelanjutan bagi warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.
Pelaksanaan launching yang menyatu dengan pelayanan Posyandu ILP memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal langsung konsep Posyandu 6 SPM.
Selain warga, kader posyandu dan kader PKK juga mendapat pendampingan teknis agar implementasi program berjalan optimal di lingkungan desa.
Implementasi Posyandu 6 SPM menjadi transformasi pelayanan posyandu yang tidak lagi hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak.
Melalui pendekatan Standar Pelayanan Minimal, pelayanan diperluas mencakup pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, hingga sosial.
Transformasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan masyarakat berbasis siklus kehidupan secara berkelanjutan.
Ketua Pembina Posyandu Desa Domas, Diah Sulung Syafitri, menegaskan koordinasi bersama Pemerintah Desa Domas akan terus diperkuat agar operasional Posyandu ILP dan Posyandu 6 SPM menjadi prioritas bersama.
Baca juga: Kecelakaan Motor dan Truk di Jombang, Tewaskan Ayah dan Anak
“Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat membutuhkan perhatian yang serius dan berkelanjutan. Karena itu, kader posyandu saat ini menjadi ujung tombak pelayanan langsung kepada warga. Kolaborasi antara kader posyandu, kader PKK, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan harus terus dijaga agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya kepada SURYA.co.id, Selasa (26/5/2026).
Sementara itu, Ketua Pembina Posyandu tingkat Kecamatan Menganti, Umu Uchlisotin Bagus Arif Jauhari, menyampaikan Desa Domas dipilih sebagai perwakilan Kecamatan Menganti untuk launching implementasi Posyandu 6 SPM.
“Desa Domas menjadi desa percontohan pelaksanaan launching implementasi Posyandu 6 SPM di Kecamatan Menganti. Harapannya, desa-desa lain dapat mengikuti langkah Desa Domas dan segera melaksanakan implementasi Posyandu 6 SPM di wilayah masing-masing,” tuturnya.