Jelang Iduladha, Golok Sembelih Laris Manis di Pasirjambu Bandung Sampai Toko Kehabisan Stok
Ravianto May 26, 2026 06:11 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Menjelang Hari Raya Iduladha, aktvitas di sentra pandai besi Desa Mekarmaju, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, tampak semakin sibuk. 

Di mana, kawasan yang dikenal sebagai "Kampung Pandai Besi" tersebut, mengalami lonjakan permintaan golok menjelang hari raya kurban hingga membuat sejumlah toko kehabisan stok.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, salah satu toko golok di kawasan itu, Saung Bilah, terlihat sibuk melakukan pengemasan ratusan pesanan yang akan dikirim kepada para pelanggan dari berbagai daerah. 

Etalase-etalase toko yang biasanya dipenuhi oleh golok-golok berbagai jenis pun tampak mulai kosong karena banyak produk yang telah habis terjual.

Bahkan, toko itu mengaku kewalahan memenuhi pesanannya.

Pemilik toko, Pepen Yohana (36) mengatakan momentum Iduladha, menjadi "masa panen" bagi pandai besi, sperti dirinya.

toko golok pasir jambu
PANEN - Toko Golok di sentra pandai besi Desa Mekarmaju, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, ludes diborong pembeli, jelang Iduladha. Tribun Jabar / Adi Ramadhan Pratama.

Di mana, permintaan pembuatan akan meningkat dan hal itu juga membuat penjualannya naik.

"Momentum seperti Iduladha, tiap tahun ramai. Kalau kata petani, ini ibaratkan masa panen."

"Sekarang juga di toko sampai banyak yang kosong stoknya," ujarnya kepada Tribun Jabar pada Selasa (26/5/2026).

Pepen mengungkapkan, pesanan yang datang menjelang Iduladha bisa mencapai ribuan bilah.

Tak jarang, pembeli mengambil dlam jumlah besar, mulai dari ratusan hingga seribu unit untuk sekali transaksi.

"Kalau dihitung bisa sampai ribuan, soalnya kadang ada yang ambil 100 biji, bahkan sampai 1.000 biji."

"Tapi totalnya biasanya ribuan, paling untuk Iduladha, kalau sampai puluhan ribu belum," katanya.

Untuk memenuhi permintaan pasar, Pepen mengaku, dirinya memiliki pabrik pembuatan golok sendiri.

Yang mana, semua golok yang ada di tokonya, dibuat dengan manual oleh tenaga manusia bukan mesin. 

Menurut Pepen, jenis golok yang paling banyak dicari saat mendekati Idul Adha yakni golok sembelih, sisit, dan cacah, yang biasa digunakan untuk proses penyembelihan hewan kurban maupun pengolahan daging.

"Iya paling tiga jenis itu yang banyak di cari saat Iduladha. Ada juga jenis Golok Kukri, Golok Kebun, hingga Golok Tebasan yang biasa dicari juga. Tapi memang yang paling dicari jenis Golok Sembelih," ucapnya.

Saat ditanya mengenai harga di tokonya, Pepen mengungkapkan, hal tersebut tergantung jenis.

Di mana, golok yang dijual di tokonya berkisaran dengan harga Rp10 ribu hingga jutaan rupiah.

"Harga tergantung bahan, detail, dan tingkat kerapihan. Kalau custom biasanya lebih mahal, bisa sampai yang Rp1 juta hingga ke Rp2 juta lebih ada. Balik lagi, tergantung bahannya apa," ujarnya.

Pepen menjelaskan, peningkatan pembelian golok ke tokonya, biasanya mulai terasa sekitar satu bulan sebelum Hari Raya Iduladha.

Namun di hari biasa pun, aktivitas penjualan tetap berjalan cukup ramai.

"Dari tahun ke tahun, H-1 bulan Iduladha biasanya mulai ramai. Tapi kalau hari biasa juga tetap ramai."

"Cuma kalau Iduladha bisa berkali-kali lipat penjualannya, kalau hari biasa paling ratusan yang dijual," ucapnya.(*)

Baca juga: 20 Ucapan Selamat Idul Adha 2026 Bahasa Sunda dan Artinya, Bagikan di Grup WA

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.