Bola Terpopuler: Tangis Mohamed Salah Berpisah dari Liverpool Hingga Keberuntungan Persib
Torik Aqua May 26, 2026 06:14 PM

 

Di antaranya ada Mohamed Salah sering menangis jalani laga terakhir bersama Liverpool.

Selanjutnya Bruno Fernandes catatkan 21 assist bersama Manchester United.

Hingga Persib dominan di sepak bola Indonesia.

Berikut selengkapnya:

Tangis Mohamed Salah berpisah dengan Liverpool

Penyerang Liverpool, Mohamed Salah mengaku sering menangis menjelang perpisahaan dengan klub yang ia bela selama sembilan tahun sejak 2017.

Bahkan Salah merasa dirinya seperti bayi yang hatinya sensitif.

Salah menjalani pertandingan terakhir bersama Liverpool pada pekan ke-38 Liga Inggris 2025-2026.

Momen tersebut terjadi saat Liverpool bermain imbang 1-1 melawan Brentford FC di Anfield, Minggu (24/5/2026) waktu setempat.

Salah mengakhiri kebersamaannya bersama Liverpool setelah membela klub selama sembilan tahun sejak 2017.

Baca juga: Liverpool dan Dortmund Incar Camavinga, Real Madrid Rela Jika Ditebus 80 Juta Euro

Sering Menangis

Pemain asal Mesir itu mengaku beberapa hari terakhir dipenuhi suasana emosional.

“Saya sering menangis, mungkin lebih sering ketimbang biasanya! Sangat sulit meninggalkan tempat seperti ini. Saya juga agak menangis di tempat latihan," kata Salah.

Ia juga mengungkapkan sisi emosionalnya selama berada di Liverpool.

Menurut Salah, publik lebih sering melihat dirinya tampil tegas di lapangan.

“Saya sebenarnya bukan orang yang emosional, kalian mungkin tidak melihat itu di media. Kalian selalu melihat saya tegar dan agresif, tapi di dalam diri saya, saya seperti bayi," kata pemain asal Mesir tersebut.

Baca juga: Kesalahan Fatal Gelandang Rp1,4 Triliun, Liverpool Dipermalukan di Kandang Aston Villa

Karier Salah di Liverpool

Pada musim terakhirnya, Salah berhasil mencatat rekor baru bersama Liverpool.

Assist untuk Curtis Jones saat menghadapi Brentford membuatnya mengoleksi 93 assist di Liga Inggris.

Jumlah tersebut melewati catatan legenda Liverpool, Steven Gerrard, dengan 92 assist di Premier League untuk The Reds.

Meski gagal mengakhiri musim dengan trofi, Salah tetap mencatat kontribusi penting.

Pada musim ini, ia membukukan 12 gol dan 10 assist di semua kompetisi.

Sejak bergabung pada 2017, Salah tampil dalam 442 pertandingan bersama Liverpool.

Dari jumlah tersebut, ia mencetak 257 gol dan 123 assist.

Kontribusi Salah membantu Liverpool memenangkan berbagai gelar bergengsi, termasuk dua trofi Premier League dan satu gelar Liga Champions.

Selain prestasi bersama klub, Salah juga meraih sejumlah penghargaan individu.

Ia dua kali menjadi pemain terbaik Afrika, dua kali pemain terbaik Premier League, empat kali top skor Liga Inggris, serta memenangkan FIFA Puskas Award.

Baca juga: Arne Slot Diprotes Suporter Liverpool usai Tarik Wonderkid Keluar Lapangan

Pesan Salah untuk Pemain Liverpool

Dalam perpisahannya, Salah juga memberikan pesan kepada para pemain Liverpool agar terus bekerja keras demi meraih gelar.

“Kami telah mengembalikan Liverpool ke tempat yang seharusnya," ujar Salah.

Pemain berusia 33 tahun itu juga menyinggung sikap dan kerja keras rekan setimnya, Andrew Robertson.

“Itulah pesan saya untuk para pemain: ini bukan hanya soal bakat, tapi soal segalanya. Itu sebabnya dia (Robertson) dicintai banyak orang, karena dia memberikan semuanya di lapangan dan fans mencintainya karena itu," tutur Salah.

Rekor Bruno Fernandes

Manchester United menutup musim 2025-2026 dengan kemenangan meyakinkan atas Brighton & Hove Albion di pekan terakhir Premier League, Minggu (24/5/2026).

Bermain di American Express Stadium, Setan Merah menang telak 3-0.

Gol pertama Manchester United dicetak oleh Patrick Dorgu pada menit ke-32.

Gol tersebut berawal dari umpan sepak pojok Bruno Fernandes yang berhasil disundul Dorgu ke gawang lawan.

Assist itu menjadi assist ke-21 Fernandes di Liga Inggris musim ini.

Catatan tersebut membuat gelandang asal Portugal itu resmi memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu musim kompetisi kasta tertinggi Inggris.

Sebelumnya, rekor 20 assist dalam semusim dipegang bersama oleh Kevin De Bruyne dan Thierry Henry.

Tak hanya menyumbang assist, Fernandes juga ikut mencatatkan namanya di papan skor lewat gol pada menit ke-47.

Satu gol lainnya untuk Manchester United dicetak oleh Bryan Mbeumo pada menit ke-43.

Kemenangan ini menjadi penutup manis bagi Manchester United di akhir musim.

Baca juga: Bruno Fernandes Pemain Terbaik Liga Inggris 2025/2026, Samai Rekor Thierry Henry dan Kevin De Bruyne

Baca juga: Kata-kata Pertama yang Diucap Mikel Arteta usai Arsenal Juara Liga Inggris

Pujian dari Pelatih

Usai pertandingan, pelatih Manchester United, Michael Carrick, memuji Fernandes yang disebutnya terlahir dengan karakter sebagai pencipta.

"Itu sesuatu yang sudah sering dia lakukan," kata Carrick kepada BBC soal keberhasilan Fernandes membuat assist lagi, dikutip dari BolaSport.com.

"Penciptaan dan mencetak gol adalah bakat yang dimilikinya."

"Dia memiliki insting natural untuk menciptakan sesuatu dan dia melakukannya lagi hari ini."

Bruno Fernandes sendiri tidak menyembunyikan kebahagiaannya bisa memecahkan rekor.

"Rasanya hebat, Saya sangat bahagia dengan keberhasilan itu," ujarnya.

"Momen yang sangat membanggakan. Pastinya ini bukan sesuatu yang saya impikan atau pikirkan sampai saya menjadi dekat dengan rekor itu."

"Bisa sejajar dengan Thierry Henry dan Kevin De Bruyne saja sudah terasa spesial."

"Kita bicara tentang 2 pemain yang membuat Premier League begitu hebat."

"Mereka adalah 2 pemain terhebat di Premier League."

"Gaya permainan saya selalu sama," lanjut pemain yang telah membukukan 108 assist dalam 327 penampilan buat Manchester United di semua kompetisi itu.

"Penciptaan dari saya bukan sesuatu yang telah berubah atau menjadi lebih baik."

"Perbedaan terbesar adalah rekan-rekan setim mencetak lebih banyak gol dari sebelumnya dan saya mendapatkan kredit dari keberhasilan itu," pungkas Fernandes.

Baca juga: Arsenal Terpeleset, Manchester City Punya Kesempatan Ngegas Rebut Juara Liga Inggris

Gelar Pemain Terbaik

Bruno Fernandes menutup perjalanan musim ini dengan tampil 35 kali di Premier League dan melahap 3.068 menit bermain.

Selain 21 assist, pemain yang bergabung ke Manchester United pada pertengahan musim 2019-2020 ini juga mencetak 9 gol.

Performa itu diganjar gelar individual.

Fernandes terpilih sebagai Pemain Terbaik pilihan Asosiasi Penulis Sepak Bola, Pemain Terbaik Premier League 2025-2026, dan Playmaker Terbaik musim ini.

Persib juara tiga musim beruntun

Persib Bandung kembali menorehkan sejarah di sepak bola Indonesia setelah sukses meraih gelar juara kasta tertinggi untuk ketiga musim secara beruntun.

Kepastian gelar juara Super League 2025/2026 didapat usai Persib bermain imbang melawan Persijap Jepara pada laga terakhir, Sabtu (23/5/2026).

Hasil tersebut membuat Maung Bandung mengakhiri musim dengan koleksi 79 poin, jumlah yang sama dengan Borneo FC di posisi kedua.

Namun, Persib unggul dalam catatan head to head sehingga berhak menjadi juara.

Keberhasilan ini terasa spesial karena Persib mampu mempertahankan dominasinya meski melakukan banyak perubahan dalam skuad.

Tercatat, klub asal Bandung itu sudah mengganti sekitar 25 pemain sepanjang periode tiga gelar beruntun tersebut.

Dominasi Persib dimulai pada musim 2023/2024 saat kompetisi masih bernama Liga 1.

Gelar berikutnya diraih pada musim 2024/2025 di era Championship Series, sebelum akhirnya kembali menjadi kampiun pada musim 2025/2026 di kompetisi bernama Super League.

Prestasi tersebut semakin menegaskan Persib sebagai salah satu klub paling konsisten di sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Terpaksa Kubur Mimpi Jadi Pesepak Bola, Ridwan Kini Abadikan Legenda Persib dengan Patung Raksasa

Keberuntungan Segel Gelar Ketiga Liga

Pelatih Persib, Bojan Hodak mengaku persaingan memperebutkan gelar di musim ini sangat berbeda dengan dua musim sebelumnya, jauh lebih susah. 

Pelatih asal Kroasia tersebut mengaku Persib mendapat banyak keberuntungan dapat menyegel gelar ketiga liga di musim ini. 

"Ya ada banyak keberuntungan, banyak keberuntungan. Lihat, tiga musim berturut-turut, musim ini menjadi yang lebih sulit," kata Bojan Hodak. 

Level kesulitan yang dialami Persib juga berbeda dan bermacam-macam, selain tim lawan yang semakin kuat, masalah juga ada dari dalam tim sendiri.

Baca juga: Dedi Mulyadi Angkat Bicara usai Suporter Persib Bentangkan Spanduk Shut Up KDM

Ganti 25 Pemain Sejak 2 Musim Lalu

Seperti salah satunya gonta-ganti pemain, Hodak mengaku Persib sudah melakukan itu terhadap sebanyak 25 pemain sejak dua musim lalu. 

Meski diakui olehnya bahwa Persib memiliki dasar tim yang sama, namun ada sangat banyak perubahan karena gonta-ganti pemain itu. 

"Ketimbang musim lalu kami sekarang banyak mengubah pemain," kata Bojan Hodak lagi. 

"Ada 25 pemain baru dan di dua musim sebelumnya, pada dasarnya kami memiliki tim sama." 

"Hanya ada perubahan beberapa pemain. Di musim ini, ada sangat banyak perubahan dan itu jadi lebih sulit. 

"Jadi mungkin ada banyak keberuntungan," pungkasnya. 

Baca juga: Persib Dijagokan Shin Tae-yong Juara Super League, Mantan Pelatih Timnas Indonesia Ungkap Alasannya

Kesulitan yang dialami Persib memang terlihat nyata dari gelar yang baru bisa dikunci di laga terakhir kompetisi karena sengitnya perolehan poin. 

Musim lalu, Persib juara dengan mengoleksi 69 poin, terpaut delapan angka dari Dewa United di peringkat kedua dan 12 angka dari Malut United di peringkat ketiga.

Sementara di musim ini, Persib meraih 79 poin dan itu sama dengan raihan Borneo FC, hanya unggul dari segi head to head. 

Mengingat Persib kalah jauh dari Borneo FC soal selisih gol, ini menjadi bukti ketatnya persaingan di Super League musim ini. 

Menarik dinantikan seperti apa ketatnya persaingan di musim depan nanti, akankah ada kejutan dari tim lain? 

Atau sekali lagi Persib akan mendominasi jalannya kompetisi dan meraih gelar keempat secara beruntun. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.