Fakta di Balik Mundurnya Bojan Hodak dari Persib Bandung Akibat Sakit, Alat di Lengan Jadi Sorotan
Sarah Elnyora Rumaropen May 26, 2026 07:45 PM

BolaSport.com|Arif Setiawan|Sasongko Dwi Saputro

SURYAMALANG.COM, BANDUNG - Kabar mengejutkan datang dari juara bertahan Persib Bandung yang resmi berpisah dengan sang pelatih kepala, Bojan Hodak, pada Senin (25/5/2026).

Keputusan mendadak pasca-keberhasilan mencetak hattrick gelar juara Super League ini langsung memicu sorotan publik.

Langkah tersebut diambil setelah manajemen mengonfirmasi masalah kesehatan sang pelatih, yang diperkuat dengan munculnya alat monitor gula darah di lengannya.

Bojan Hodak Lepas Jabatan Pelatih

Manajemen Persib Bandung resmi mengumumkan perubahan posisi di jajaran tim kepelatihan mereka.

Melalui pernyataan resminya di Instagram @persib, pihak klub menyatakan adanya restrukturisasi peran bagi juru taktik asal Kroasia tersebut.

'Setelah sukses membawa Persib mendominasi sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir, Bojan Hodak akan mengosongkan kursi Head Coach. Kini dia akan menjalani peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor. Ia akan turut membantu melanjutkan warisan kesuksesan untuk masa yang akan datang,' tulis Persib, Senin (25/5/2026).

Dalam pengumuman resmi tersebut, Persib memajang foto Bojan Hodak yang tengah mengangkat piala. Namun, ada detail yang mencuri perhatian publik dari gambar tersebut.

Baca juga: Motivasi Tinggi Persib Bandung Berburu Gelar Juara, Harus Main Habis-habisan saat Menjamu Persijap

Tampak sebuah alat berbentuk bundar dan berwarna putih terpasang di lengan Bojan Hodak.

Alat tersebut diketahui sebagai Continuous Glucose Monitoring (CGM), yaitu alat kesehatan yang berfungsi memantau kadar gula darah secara terus-menerus selama 24 jam secara real-time.

Perangkat medis ini sangat krusial bagi para penyandang diabetes, baik tipe 1 maupun tipe 2.

Penjelasan Terkait Masalah Kesehatan

Tak berselang lama setelah pengumuman itu beredar, Manajer Persib Umuh Muchtar akhirnya buka suara.

Umuh mengakui kondisi kesehatan Bojan Hodak memang sedang tidak baik-baik saja dan menegaskan sang pelatih mengundurkan diri murni karena faktor kesehatan.

"Bojan Hodak mengundurkan diri, secara baik baik, beliau alasannya pun jelas, tepat, kita bisa mengerti. Dia kemarin selama ada di Persib, sering bolak-balik kontrol, periksa kesehatan, karena dia juga ada sakit," kata Umuh Muchtar di Graha Persib, Selasa (26/5/2026) melansir TribunJabar.id (grup suryamalang).

Baca juga: Pemain Arema FC dapat Jatah Libur Selama 1 Bulan Seiring Berakhir Super League 2025/2026

Guna mengisi kekosongan tersebut, jabatan pelatih kepala Persib kini resmi diambil alih oleh Igor Tolic.

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih Bojan Hodak ini dinilai sudah familier dengan tim, bahkan terlihat sudah beberapa kali memimpin skuad Maung Bandung ketika Bojan berhalangan hadir.

Catatan Statistik Luar Biasa

Mundurnya Bojan Hodak sekaligus menutup lembaran kisah sang pelatih yang meninggalkan pos kepelatihan Persib Bandung dengan catatan statistik luar biasa.

Jika menengok ke belakang, Hodak pertama kali merapat ke Bandung pada akhir Juli 2023 untuk menggantikan Luis Milla yang mendadak mengundurkan diri di pertengahan musim Liga 1 2023/2024.

Awal kariernya di Bandung sebenarnya tidak berjalan mulus.

Baca juga: Dalberto Mudik ke Brasil, Susah Move On dengan Arema FC dan Malang, Kagum dengan Eksistensi Aremania

Bojan Hodak gagal meraih kemenangan dalam tiga laga perdana domestiknya; ditahan imbang oleh Bali United (0-0) serta Barito Putera (1-1), dan sempat menelan kekalahan 2-1 dari Persis Solo.

Namun setelah fase adaptasi tersebut, Bojan langsung menciptakan sejarahnya sendiri.

Persib dibawanya melesat ke babak Championship Series Liga 1 2023/2024. Di fase krusial ini, Persib sukses mengunci trofi juara setelah menumbangkan Bali United di semifinal dan menundukkan Madura United di partai puncak.

Keberhasilan ini sekaligus mengakhiri penantian satu dekade Persib tanpa trofi liga domestik.

Rekor Poin Tertinggi

Sihir pelatih asal Kroasia itu terus berlanjut di musim-musim berikutnya.

Persib kian tidak tertahankan di bawah arahannya hingga sukses merengkuh dua trofi juara beruntun berikutnya, yakni pada Liga 1 2024/2025 dan Super League 2025/2026.

Bojan berhasil mengubah Persib menjadi mesin yang selalu haus akan kemenangan.

Pencapaian sensasional terjadi saat ia merengkuh trofi ketiganya musim ini. Gelar juara tersebut diraih di tengah perombakan skuad yang cukup besar pada bursa transfer awal musim.

Ditambah dengan kekuatan para pesaing yang kian merata, performa Persib justru makin mengkilap di papan klasemen.

Bersama skuad barunya, Bojan tampil makin menggila dan membawa Pangeran Biru juara dengan rekor poin tertinggi sejak era Liga 1.

Persib mengunci takhta tertinggi dengan catatan 79 poin dari 34 laga, unggul secara head-to-head dari pesaing terdekatnya, Borneo FC.

Kompetisi Domestik dan Kiprah Asia

Secara keseluruhan di kancah liga domestik, Bojan Hodak tercatat telah memimpin Persib dalam 98 pertandingan.

Hebatnya, selama tiga musim menukangi tim di liga, ia hanya mencicipi delapan kali kekalahan. Sisa laga lainnya berakhir dengan catatan impresif berupa 59 kemenangan dan 31 hasil imbang.

Tidak hanya di level nasional, Bojan juga berhasil membawa Persib merangkak naik ke level yang lebih baik pada musim keduanya di panggung Asia.

Jika digabungkan dengan kompetisi internasional, Bojan Hodak tercatat menelan 15 kali kekalahan sepanjang tiga tahun masa baktinya di Bandung.

Pada kesempatan perdana di kancah Asia, Hodak sempat gagal membawa Persib lolos ke babak 16 besar AFC Champions League Two karena tertahan di posisi ketiga fase grup. 

Namun pada musim kedua, Persib sukses melangkah ke fase gugur AFC Champions League Two, sebelum akhirnya langkah mereka terhenti di babak 16 besar setelah ditaklukkan oleh Ratchaburi FC.

Kini, dengan estafet kepelatihan yang telah berpindah tangan, Persib Bandung diharapkan dapat mempertahankan dominasi mereka serta tampil jauh lebih berbicara di ajang AFC Champions League Two musim depan.

(BolaSport.com/BolaSport.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.