Judul Usulan:
Gempa 5,1 SR Guncang Jember, Dua Kereta Sempat Dihentikan demi Keselamatan Penumpang
Detik-Detik Gempa Jember, Operasional Kereta di Daop 9 Sempat Dihentikan Sementara
Gempa Jember Terasa hingga Banyuwangi-Probolinggo, KAI Langsung Cek Jalur Rel
KAI Daop 9 Bergerak Cepat Usai Gempa Jember, Jalur Rel Dipastikan Aman Dilalui Kereta
Meta Deskripsi:
SURYA.CO.ID JEMBER - Getaran gempa bumi magnitudo 5,1 yang mengguncang Kabupaten Jember dan sekitarnya, Selasa (26/5/2026), sempat membuat dua perjalanan kereta api dihentikan sementara.
PT KAI Daop 9 Jember memastikan langkah tersebut dilakukan demi menjamin keselamatan perjalanan kereta api pascagempa.
Gempa yang berpusat sekitar 99 kilometer tenggara Kabupaten Jember itu dirasakan hingga sejumlah wilayah di area kerja Daop 9 Jember, mulai Banyuwangi, Lumajang, Jember, hingga Probolinggo.
Manager Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan pusat pengendali operasional kereta api langsung melakukan koordinasi dengan seluruh petugas stasiun sesaat setelah gempa terjadi.
Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Guncang Jember, BMKG Pastikan Tanpa Tsunami
"Setelah gempa bumi, Pusat Pengendali Operasional Kereta Api Daop 9 Jember yang berpusat di Jember langsung konfirmasi kepada semua petugas stasiun dari Pasuruan hingga Ketapang," ungkap Cahyo dalam keterangan tertulis, Selasa sore.
Sebagai langkah preventif, seluruh perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Daop 9 Jember sempat diberhentikan luar biasa (BLB) untuk menunggu hasil pemeriksaan kondisi jalur dan prasarana.
Dua kereta yang sempat dihentikan yakni KA Sangkuriang relasi Ketapang-Bandung dan KA Pandanwangi relasi Jember-Ketapang.
Kedua kereta tersebut berhenti sementara di Stasiun Kalisetail, Kabupaten Banyuwangi, sambil menunggu proses pengecekan menyeluruh terhadap jalur rel, jembatan, dan fasilitas pendukung lainnya.
Petugas prasarana jalan rel dan jembatan langsung diterjunkan untuk memastikan kondisi lintasan tetap aman dilalui kereta api.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh lintas operasional kereta api di wilayah Daop 9 Jember dalam kondisi aman dan tidak mengalami kerusakan akibat gempa.
Baca juga: Gempa Bumi Jember Terasa hingga Bali, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
"Setelah konfirmasi dan juga pengecekan, pukul 16.05 WIB seluruh lintas Daop 9 Jember dari Pasuruan sampai Ketapang, jalur maupun bangunan stasiun dalam kondisi aman dan tidak sampai mengganggu operasional kereta api," tegas Cahyo.
Setelah dinyatakan aman, perjalanan KA Sangkuriang dan KA Pandanwangi kembali dilanjutkan dari Stasiun Kalisetail sekitar pukul 16.10 WIB dengan keterlambatan sekitar 10 menit.
KAI Daop 9 Jember menegaskan keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama perusahaan.
Menurut Cahyo, setiap potensi gangguan, termasuk akibat bencana alam seperti gempa bumi, akan selalu ditangani dengan prosedur keselamatan yang ketat sesuai standar operasional yang berlaku.