Banjir Landa Biau Gorontalo Utara, Bupati Thariq Modanggu Gerak Cepat Bantu Warga, Langsung Menginap
Aldi Ponge May 27, 2026 12:47 AM

TRIBUNGORONTALO.COM - Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu gerak cepat membantu warga terdampak bencana banjir di Kecamatan Biau. Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo pada Selasa 26 Mei 2026.

Bupati Thariq Modanggu pun ikut turun langsung ke lokasi bencana banjir saat malam takbiran IdulAdha.

Hujar deras melanda Gorontalo Utara menyebabkan sungai meluap. Akibatnya ratusan warga di empat desa terkena dampak banjir.

Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu mengaku gerak cepat untuk turun ke lokasi demi memastikan kondisi warganya yang terdampak banjir di Kecamatan Biau. 

"Ada 4 desa terdampak di Kecamatan Biau," kata Bupati Thariq Modanggu kepada TribunGorontalo.com pada Selasa malam.

Dia mengungkapkan data sementara terdapat 500 kepala keluarga terdampak banjir pada Selasa sore tersebut. "Sejauh ini tidak ada korban jiwa," katanya.

Baca juga: Kadis Kesehatan Provinsi Gorontalo : Motabi Kambungu Hadirkan Layanan Lebih Dekat ke Masyarakat

Dia memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas sosial Gorontalo untuk melakukan gerak cepat membantu warganya yang terkena musibah bencana.

Tak hanya memerintah, Thariq Modanggu ikut turun langsung ke lokasi terdampak banjir tersebut. 

"Pemkab memaksimalkan bantuan dari BPBD dan Dinas sosial yakni makanan cepat saji, selimut, kasur, dapur umum serta koordinasi dengan Pemprov dan Balai Sungai," ungkapnya.

Kendati dalam suasana hari raya Iduladha, Ketua DPD II Partai Golkar Gorontalo Utara memilih menginap di lokasi terdampak banjir untuk memastikan semua upaya penanggulangan berjalan cepat lancar. 

Baca juga: Bupati Gorut Thariq Modanggu Bawa 34 OPD Layani Langsung Warga Ponelo Kepulauan saat Motabi Kambungu

"Malam ini, saya langsung nginap di lapangan agar memastikan dapur umum segera terbangun dan diusahakan mulai beraktivitas  sebentar subuh. Selain itu, kordinasi lintas sektor lebih cepat di lapangan," ungkapnya. 

"Alasan paling kuat harus malam ini ke lokasi karena kalau besok pagi pasti masih sholat Idul Adha. Jika star jam 9 pagi pasti tiba siang dan dapur umum nanti sore bisa salurkan makanan, padahal kondisi sekarang korban terdampak susah masak," tambahnya. (*/Pemkab/Ald)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.