BOLASPORT.COM - Penyerang Chelsea, Joao Pedro, dilaporkan tetap ngotot pindah ke Barcelona meskipun timnya telah mendatangkan Xabi Alonso sebagai manajer baru.
Era baru di Stamford Bridge bakal resmi dimulai.
Chelsea telah mengumumkan Xabi Alonso sebagai manajer baru mereka.
Pelatih berusia 44 tahun ini diikat kontrak berdurasi empat tahun dan akan mulai memimpin armada The Blues per 1 Juli 2026.
Reputasi Alonso sebagai salah satu juru taktik muda genius langsung menghadirkan secercah harapan bagi publik London Barat.
Kedatangannya diyakini bakal menjadi membawa Chelsea bangkit.
Namun, euforia kedatangan juru taktik asal Spanyol itu ternyata tidak cukup kuat untuk meluluhkan hati bomber andalan mereka, Joao Pedro.
Penyerang asal Brasil tersebut dilaporkan tetap yakin untuk angkat kaki dari Stamford Bridge musim panas ini.
Menurut laporan dari Sport, Joao Pedro disebut-sebut bersikeras untuk menerima pinangan dari raksasa Catalan, Barcelona.
Daya tarik Blaugrana rupanya terlalu sulit ditolak oleh sang striker.
Joao Pedro tertarik untuk mengambil tongkat estafet dari Robert Lewandowski, yang baru saja hengkang dari Camp Nou.
Barcelona sendiri kepincut dengan Pedro karena ketajamannya.
Meski baru bergabung dengan Chelsea pada musim panas 2025, ia langsung menjelma sebagai mesin gol tim.
Pada musim 2025-2026, Pedro sukses menggelontorkan 20 gol di seluruh kompetisi.
Meski begitu, mewujudkan transfer ini sangat sulit.
Chelsea sama sekali tidak berniat melepas aset berharga mereka dengan harga murah.
Menurut laporan Mundo Deportivo, The Blues mematok banderol penyerang berusia 24 tahun itu di angka 100 juta euro.
Angka tersebut melonjak hingga 40 juta euro dari harga saat Chelsea pertama kali membelinya setahun lalu.
Nominal fantastis ini jelas menjadi penghalang bagi Barcelona.
Blaugrana diketahui masih berusaha memulihkan kondisi finansial mereka dan sulit untuk membelanjakan uang sebesar itu untuk satu pemain.
Selain Joao Pedro, Barcelona juga mengincar Julian Alvarez dan Lautaro Martinez.
Namun, klub pemilik kedua pemain tersebut juga dipastikan akan meminta tebusan yang menguras dompet.
Opsi terakhir yang sempat dipertimbangkan adalah mempermanenkan status Marcus Rashford dari Man United.
Barcelona mesti mengeluarkan biaya 30 juta euro untuk mempermanenkan Rashford.