BOLASPORT.COM - AC Milan diminta untuk tidak salah memilih dengan mempertimbangkan Andoni Iraola daripada Xavi Hernandez sebagai pelatih baru.
Hal tersebut diungkapkan oleh jurnalis Spanyol, Jorge Garcia.
Garcia mengungkapkan alasan Iraola menjadi sosok yang ideal untuk menggantikan posisi Massimiliano Allegri di AC Milan.
I Rossoneri baru saja mengalami perombakan besar-besaran di posisi struktural klub.
Dimulai dengan pemecatan Allegri, disusul dengan keluarnya direktur olahraga Igli Tare, direktur teknik Geoffrey Moncada, dan CEO Giorgio Furlani.
Kepergian nama-nama itu imbas dari kegagalan klub yang gagal lolos ke Liga Champions musim depan.
Kekalahan 1-2 dari Cagliari pada giornata pamungkas mengubur harapan Milan agar bisa kembali ke habitat lama mereka di Eropa.
Tak pelak Mike Maignan dkk. gagal mentas di panggung elite Benua Biru lantaran hanya finis di peringkat kelima di klasemen akhir Liga Italia 2025-2026.
Rumor mengenai calon pengganti Allegri dan tim manajemen Milan sudah mulai beredar.
Menurut laporan awal di Italia, Andoni Iraola dan Xavi Hernandez termasuk di antara kandidat utama untuk menjadi pelatih kepala I Rossoneri berikutnya.
Nama Iraola masuk dalam radar seiring ketersediaannya setelah musim ini berakhir.
Meski sukses mengantarkan Bournemouth lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya, Iraola memutuskan untuk cabut di akhir musim persis dengan durasi kontraknya yang juga berakhir pada 30 Juni mendatang.
Sementara itu kompatriotnya, Xavi, sudah lama menganggur usai diberhentikan dari jabatannya sebagai pelatih Barcelona.
Mantan kapten Timnas Spanyol itu juga belum mendapatkan pekerjaan untuk memimpin klub sejak akhir Juni 2024.
Garcia selaku jurnalis dan pakar dari Spanyol melihat Andoni Iraola sebagai sosok yang cocok untuk AC Milan dengan melihat kondisi klub saat ini.
Ia merujuk pada pengalaman Iraola di masa lalu yang mampu membesut tim seperti AEK Lanarca, Mirandes, dan Rayo Vallecano.
"Iraola selalu harus menyesuaikan diri dengan apa yang tersedia saat ia bergabung dengan klub-klub tersebut," ujar Garcia seperti dikutip dari TMW.
"Ia melakukannya di Siprus, lalu di Mirandes, dan juga di Rayo Vallecano sebelum ia pindah ke Liga Inggris."
"Gaya permainannya sangat agresif, dengan tujuan menembus pertahanan lawan secara cepat melalui tekanan tinggi."
"Menurut saya, Milan akan lebih sulit beradaptasi dengan Xavi daripada dengan Iraola, mengingat para pemain yang ada di skuad mereka saat ini," ujarnya.
Lebih lanjut Garcia merasa bahwa Iraola akan membawa gaya sepak bola yang jauh lebih mirip dengan apa yang pernah dicoba oleh Allegri.
Daripada Xavi Hernandez yang condong bermain dengan aliran bola dari lini belakang, pendekatan taktik Andoni Iraola lebih pas bagi I Rossoneri.
"Gaya Iraola lebih dekat dengan Allegri, tetapi ada beberapa perbedaan," ucap Garcia melanjutkan.
"Xavi akan membutuhkan bek tengah yang mampu membangun serangan dari belakang dengan kualitas."
"Seorang Bonucci, misalnya, dan membangun tim dari sana."
"Bagi saya, sepertinya skuad Milan saat ini lebih cocok untuk Iraola," pungkasnya.