TRIBUNCIREBON.COM - Salat Idul Adha dilaksanakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah, dimulai sejak matahari terbit hingga sebelum masuk waktu Zuhur. Ibadah ini memiliki hukum sunah muakkadah atau sangat dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat Islam.
Hari Raya Idul Adha menjadi momen untuk meningkatkan ketakwaan dan meraih ridha Allah SWT melalui pelaksanaan salat serta ibadah kurban.
Pelaksanaan Salat Idul Adha dianjurkan dilakukan di awal waktu setelah matahari terbit.
Baca juga: NASKAH Khutbah Idul Adha 1447 H Besok 27 Mei 2026: Meneladani Nabi Ibrahim dan Ismail dalam Keluarga
Tujuannya agar masyarakat yang akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban memiliki waktu yang lebih panjang setelah salat selesai.
Adapun batas akhir pelaksanaan Salat Idul Adha adalah sebelum tergelincirnya matahari atau masuk waktu Zuhur pada tanggal 10 Dzulhijjah.
Salat Idul Adha dapat dilaksanakan secara berjamaah maupun sendiri dan terdiri atas dua rakaat sesuai tuntunan ibadah yang telah diajarkan.
Baca juga: 20 Quotes Religi Peringatan Idul Adha 1447 Cocok untuk Kartu Ucapan dan Status di WA/IG Story
Tata Cara Salat Idul Adha
Berikut tata cara salat Idul Adha sebagaimana dilansir buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap karya Drs. Moh. Rifa’i:
1. Niat;
Niat Salat Idul Adha Sendiri
اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ للهِ تَعَالَى
Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta’aalaa.
Artinya:
"Aku berniat Sholat sunah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’ala."
Niat Salat Idul Adha Berjamaah
اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ (مَأْمُوْمًا\إِمَامًا) للهِ تَعَالَى
Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati (makmuman/imaaman) lillaahi ta’aalaa.
Artinya:
"Aku berniat Sholat sunah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala."
2. Takbiratul Ihram;
3. Doa Iftitah;
4. Takbir 7 Kali, dan setelah takbir disunahkan membaca:
Subhanallah walhamdu lillah wala ilaha ilallahu wallahu akbar
5. Al-Fatihah;
6. Membaca surat Alquran, lebih utama membaca Qaf atau Al-A'la;
7. Sempurnakan rakaat pertama seperti dalam salat lainnya;
8. Berdiri untuk rakaat kedua;
9. Takbir 5 Kali, dan setelah takbir disunahkan membaca:
Subhanallah walhamdu lillah wala ilaha ilallahu wallahu akbar
10. Al-Fatihah;
11. Membaca surat Alquran, lebih utama membaca Al-Ghasyiah;
12. Sempurnakan seperti dalam salat lainnya;
13. Salam;
14. Khutbah Idul Adha.
Khutbah pertama membaca takbir sembilan kali.
Sementara, pada khutbah kedua membaca takbir tujuh kali.
Apabila salat Idul Adha dikerjakan berjamaah di rumah dan ada yang memiliki kemampuan menyampaikan khutbah, maka sebaiknya disertai dengan khutbah.
Adapun khutbah salat Idul Adha berisi penerangan tentang ibadah haji dan hukum kurban.