Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 M kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Muslim di Sulawesi Tengah.
Pada momentum Iduladha tahun ini, ia mengajak masyarakat menjadikan tema “Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan” sebagai refleksi bersama, terutama bagi Sulawesi Tengah yang dianugerahi kekayaan sumber daya alam yang melimpah.
“Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Semoga semangat kurban menghadirkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan ketakwaan dalam kehidupan kita,” ujar Safri dalam rilisnya, Rabu (27/5/2026).
Safri menilai semangat kurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual, tetapi juga menjadi pengingat tentang tanggung jawab manusia dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan, kelestarian lingkungan, dan kepentingan kemanusiaan.
Baca juga: Pahami Putusan MK Soal Kerugian Negara, Sekjen ATR/BPN Imbau Jajaran Tak Ragu Ambil Keputusan
Menurutnya, Sulawesi Tengah sebagai daerah yang kaya sumber daya alam memiliki tanggung jawab besar agar kekayaan tersebut dapat dikelola secara bijaksana dan berkeadilan.
“Sulawesi Tengah diberi anugerah sumber daya alam yang besar. Kekayaan itu harus menjadi berkah bagi masyarakat, bukan justru menghadirkan kerusakan lingkungan atau mengabaikan keselamatan dan kepentingan masyarakat di sekitar wilayah pengelolaannya,” kata Safri.
Ia menegaskan bahwa spirit merawat alam dan kemanusiaan harus menjadi kesadaran bersama, sebab menjaga lingkungan bukan hanya soal melindungi hutan, sungai, dan ruang hidup masyarakat, tetapi juga menjaga masa depan generasi yang akan datang.
Menurut Safri, nilai pengorbanan yang diajarkan Iduladha juga dapat diwujudkan melalui keberanian menempatkan kepentingan masyarakat, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan bersama di atas kepentingan sesaat.
Baca juga: DPRD Tojo Una-una Sorot Distribusi Elpiji 3 Kg, Desak Pengawasan Massif
“Iduladha mengajarkan bahwa pengorbanan tidak hanya tentang apa yang kita berikan, tetapi juga tentang bagaimana kita menjaga amanah yang dititipkan Allah SWT. Merawat alam berarti merawat kehidupan dan kemanusiaan itu sendiri,” tuturnya.
Ia berharap momentum Hari Raya Iduladha menjadi penguat semangat persaudaraan, gotong royong, serta komitmen bersama untuk menjaga Sulawesi Tengah agar tetap lestari, adil, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. (*)