Pemenang Ballon d’Or dua kali, Alexia Putellas, akan meninggalkan Barcelona pada akhir musim ini setelah 14 tahun yang bersejarah bersama klub tersebut. Kepindahan gelandang legendaris ini memicu spekulasi besar mengenai kemungkinan hijrahnya ke Women's Super League di Inggris, ketika raksasa Catalan bersiap memberikan perpisahan emosional kepada kapten ikonik sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka.
Akhir dari sebuah era di Catalunya
Barcelona telah secara resmi mengumumkan bahwa Putellas akan meninggalkan klub pada akhir musim ini, menutup perjalanan gemilang selama 14 musim bersama tim utama. Dalam pernyataan yang dirilis di situs resmi klub, gelandang berusia 30 tahun itu akan mengucapkan selamat tinggal terakhirnya dalam acara perpisahan khusus yang dijadwalkan pada Rabu pagi di Spotify Camp Nou.
Raksasa Catalan tersebut memuji sang kapten karena telah menjadi panutan global dan kekuatan utama di balik perkembangan pesat sepak bola wanita. Putellas bergabung dari Levante pada tahun 2012 di usia 18 tahun dan sejak itu menegaskan statusnya sebagai salah satu sosok legendaris dalam permainan modern.
Pemecah rekor dan pengoleksi trofi sejati
Selama masa baktinya yang luar biasa, Putellas mencatatkan angka-angka fantastis yang akan tercatat selamanya dalam sejarah klub. Pemain internasional Spanyol tersebut tampil sebanyak 507 kali bersama Blaugrana, menempatkannya di posisi kedua dalam daftar sepanjang masa, hanya terpaut sembilan pertandingan dari Melanie Serrano.
Selain itu, ia juga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub dengan torehan luar biasa sebanyak 232 gol. Kepemimpinannya dan bakat besarnya telah membawa Barcelona meraih 38 trofi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Koleksi gemilang ini mencakup empat gelar Liga Champions, 10 gelar liga domestik, 10 Copa de la Reina, enam Piala Super Spanyol, dan delapan Copa Catalunya, memperkuat warisannya sebagai pemenang sejati bagi tim.
Menaklukkan rintangan di panggung dunia
Selain kesuksesan kolektif, sang gelandang juga terus meningkatkan standar dalam hal prestasi individu di sepak bola wanita. Ia mencatat sejarah sebagai pemain wanita pertama Barcelona yang memenangkan penghargaan Ballon d’Or bergengsi, meraihnya dua kali pada 2021 dan 2022.
Pada tahun-tahun gemilang tersebut, ia juga menyabet penghargaan FIFA The Best dan Pemain Terbaik UEFA Tahun Ini. Di level internasional, ia telah menaklukkan dunia dengan memenangkan satu Piala Dunia dan dua gelar UEFA Nations League bersama tim nasional Spanyol. Dalam pernyataan klub, Barcelona menyoroti ketangguhannya yang luar biasa, mencatat bagaimana ia berhasil bangkit dari cedera serius berkat pengorbanan besar dan kekuatan mental yang luar biasa.
Apa langkah berikutnya bagi Putellas?
Dengan berakhirnya babak gemilang dalam kariernya di Barcelona, perhatian kini tertuju pada tujuan berikutnya. Kemungkinan Putellas membawa bakat besarnya ke Women's Super League menjadi prospek yang sangat menarik. Manchester City baru saja menjuarai liga musim ini, sementara Arsenal finis di posisi kedua, dan kedua raksasa Inggris itu diperkirakan akan memantau situasinya dengan cermat saat ia bersiap menghadapi tantangan baru — dengan London City Lionesses juga disebut-sebut sebagai kandidat potensial.