Tak Terkejar! Harry Kane Raih Sepatu Emas Eropa setelah Unggul 18 Poin dari Bintang Man City Erling Haaland
Rina Kusumawati May 27, 2026 11:11 AM

Harry Kane secara resmi dinobatkan sebagai pemenang Sepatu Emas Eropa 2025-26 setelah menjalani musim luar biasa bersama Bayern Munchen. Kapten tim nasional Inggris itu dengan meyakinkan mengungguli penyerang Manchester City, Erling Haaland, serta bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, untuk meraih penghargaan bergengsi tersebut, sekaligus menegaskan statusnya sebagai penyerang paling tajam di antara liga-liga top Eropa.


Musim pemecah rekor bagi bintang Bayern


Kane meraih gelar Sepatu Emas Eropa 2025-26 setelah mencetak 36 gol hanya dalam 31 pertandingan Bundesliga. Catatan luar biasa ini membuat pemain berusia 32 tahun itu mengumpulkan 72 poin, menempatkannya dengan nyaman di puncak klasemen Eropa. Ia unggul 18 poin dari Haaland, yang meraih 54 poin berkat torehan 27 gol di kompetisi domestik.


Dengan mengangkat trofi ini, sang striker bergabung dengan legenda klub seperti Gerd Muller dan Robert Lewandowski sebagai satu-satunya pemain Bayern Munchen yang memenangkan penghargaan bergengsi tersebut sebanyak dua kali. Kane, yang sebelumnya meraih penghargaan itu pada musim 2023-24, kembali menunjukkan ketajaman yang membuatnya benar-benar berbeda dari para pesaingnya.


Catatan luar biasa dan dominasi domestik


Selain penampilannya di liga, Kane juga menikmati musim yang luar biasa di semua kompetisi. Ia mencetak total 61 gol dalam 51 pertandingan, termasuk 14 gol dalam 13 laga UEFA Champions League dan 10 gol dalam enam pertandingan DFB-Pokal. Ia juga mencetak satu gol dalam satu penampilan di DFL-Supercup, semakin menegaskan naluri mematikannya di depan gawang. Catatan individu bersejarah ini turut membantu Bayern Munchen meraih gelar Bundesliga dan DFB-Pokal musim ini.


Mengenang pencapaian luar biasanya, Kane berkata: “Ini adalah musim terbaik dalam karier saya secara pribadi.” Jumlah total gol tersebut menandai tonggak sejarah yang belum pernah ia capai sebelumnya sepanjang karier profesionalnya.


Para pesaing utama tetap mempertahankan dominasinya


Meski Kane merebut penghargaan utama, para rival terdekatnya juga tetap tampil gemilang. Haaland, meski finis sebagai runner-up dalam perebutan Sepatu Emas Eropa, tetap punya alasan untuk merayakan keberhasilannya setelah dinobatkan sebagai top skor Premier League untuk ketiga kalinya dalam empat musim bersama Manchester City.


Sementara itu, Mbappe berhasil mempertahankan statusnya sebagai pencetak gol terbanyak di Spanyol. Penyerang Real Madrid itu kembali menjadi top skor La Liga untuk musim kedua berturut-turut setelah sebelumnya juga memenangkan Sepatu Emas, membuktikan bahwa para penyerang elit Eropa masih berada di level tersendiri.


Menuju kejayaan Piala Dunia dan persaingan Ballon d’Or


Fokus kini beralih ke panggung internasional, di mana Kane, Haaland, dan Mbappe tengah bersiap untuk menghadapi Piala Dunia 2026 yang sangat dinantikan. Setelah musim domestik berakhir, turnamen global musim panas ini akan menjadi ajang pembuktian sesungguhnya. Keberhasilan di pentas dunia bagi salah satu dari tiga penyerang tajam ini diyakini akan menjadi faktor penentu dalam perburuan Ballon d’Or 2026, membuka babak baru dalam persaingan yang sangat menarik.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.