Kronologi Sapi Kurban Ngamuk di Kotabaru Jambi, Berawal Salah Alamat
Darwin Sijabat May 27, 2026 11:11 AM

 

TRIBUNJAMBI.COM – Misteri di balik lepas dan mengamuknya seekor sapi kurban berukuran besar di kawasan permukiman padat Jalan Kilangan RT 03, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi pada Selasa (26/5/2026) malam akhirnya terkuak. 

Damkartan Kota Jambi membeberkan secara rinci kronologi kejadian yang sempat memicu kepanikan massal warga di tengah kegelapan malam tersebut.

Pukul 20.17 WIB: Laporan Darurat Masuk Call Center

Runtutan peristiwa menegangkan ini bermula pada jam delapan malam lewat. 

Pihak Damkartan Kota Jambi mendeteksi adanya sinyal kedaruratan dari masyarakat yang masuk secara beruntun.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy mengatakan laporan diterima petugas sekitar pukul 20.17 WIB melalui layanan WhatsApp dan call center Damkar. 

"Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 20.45 WIB dengan melibatkan personel dari Mako dan Posyankar Kotabaru," kata Mustari.

Akar Masalah: Salah Turun Rumah dan Tali Ikatan Lepas

Berdasarkan hasil investigasi dan pengumpulan bahan keterangan di lokasi kejadian, Mustari menjelaskan petaka ini murni dipicu oleh kekeliruan logistik atau salah alamat saat proses pengantaran hewan dari atas bak armada angkut.

Baca juga: Sapi Kurban Ngamuk di Jambi: Salah Turun di Rumah Pemesan, 1 Warga Luka Diseruduk

Baca juga: Skenario Damai AS Terancam, Israel Serang Sungai Litani Lebanon: 12 Tewas

“Informasi yang kami terima, petugas pengantar salah menurunkan sapi kurban ke rumah pemesan. Seharusnya sapi diturunkan di area masjid. Saat hendak dipindahkan kembali, sapi memberontak hingga ikatannya terlepas,” ujarnya mendetailkan kronologi pemicu mengamuknya hewan tersebut. 

Sapi yang mengalami stres tinggi itu langsung melesat kabur ke arah gang-gang sempit di kawasan Kenali Asam Bawah yang minim akan lampu penerangan jalan.

Proses Evakuasi Taktis Selama Satu Jam

Melihat sapi jantan tersebut berlari liar tanpa arah, warga yang khawatir akan keselamatan lingkungan segera meminta bantuan darurat. 

Tim penyelamat yang tiba di lokasi langsung merancang strategi pengepungan yang rapi.

Komandan Regu 4 Mako Damkartan Kota Jambi, Ragil, menyebutkan proses penjinakan hewan berjalan cukup menantang lantaran kondisi psikologis sapi yang terlanjur agresif. 

“Sapi cukup agresif saat dievakuasi. Selain itu lokasi juga minim penerangan sehingga petugas harus ekstra hati-hati saat melakukan penanganan,” kata Ragil.

Petugas kemudian melokalisasi area agar warga tidak mendekat. 

Menggunakan peralatan APD lengkap dan tali evakuasi, personel mulai menjerat salah satu kaki sapi secara perlahan. 

Baca juga: Desa Empang Benao Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Seberat 826 Kilogram

Baca juga: Warga Jambi Siap-Siap, Operasi Patuh 2026 Sasar Pelanggar ETLE, Catat Jadwalnya

“Setelah salah satu kaki berhasil dijerat, sapi kami robohkan secara terukur, lalu keempat kakinya diikat untuk diamankan,” ujarnya menambahkan. 

Seluruh proses evakuasi taktis tersebut memakan waktu tepat satu jam dengan total 10 personel dikerahkan di bawah kendali armada rescue fire jeep.

Setelah berhasil dilumpuhkan total, sapi kurban tersebut diserahkan kembali kepada panitia untuk diantar ke lokasi tujuan semula. 

Mustari Affandy mengimbau agar ke depan, proses distribusi dan pemindahan hewan kurban dilakukan dengan sistem pengamanan yang cukup agar peristiwa serupa tidak terus berulang di Kota Jambi.

Baca juga: Malam Takbiran Idul Adha 1447 H di Batang Hari, Polres Siagakan 75 Personel Pengamanan

Baca juga: Warga Jambi Siap-Siap, Operasi Patuh 2026 Sasar Pelanggar ETLE, Catat Jadwalnya

Baca juga: Segera Sidang, 4 Tersangka Rudapaksa Remaja 18 Tahun di Jambi Ditahan di Lapas

Baca juga: Skenario Damai AS Terancam, Israel Serang Sungai Litani Lebanon: 12 Tewas

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.