Kuasa Hukum Ruben Onsu Soroti Hak Bertemu Anak, Singgung Kesepakatan Pascacerai dengan Sarwendah
M Zulkodri May 27, 2026 02:03 PM

 

BANGKAPOS.COM--Polemik mengenai hak pengasuhan anak kembali mencuat setelah pihak Ruben Onsu menyampaikan keluhan terkait sulitnya bertemu dengan anak-anaknya usai perceraian dengan Sarwendah.

Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben disebut masih menjalankan kewajibannya terhadap anak, namun merasa haknya sebagai ayah belum berjalan sesuai kesepakatan yang telah dibuat setelah perceraian.

Diketahui, Ruben dan Sarwendah resmi berpisah pada September 2024.

Berdasarkan kesepakatan, hak asuh anak berada di tangan Sarwendah, sementara Ruben tetap memiliki hak untuk berkumpul dengan anak-anaknya dalam waktu tertentu.

Pihak Ruben Singgung Kesepakatan Pengasuhan Anak

Minola mengatakan anak bukan sekadar objek dalam sebuah perkara hukum, melainkan memiliki hak untuk tetap mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya.

"Anak itu kan bukan benda, dia punya hati dan perasaan. Dia punya hak bertemu dengan ayahnya, ayahnya juga punya hak untuk bertemu dengan dia," kata Minola.

Ia menjelaskan, dalam perjanjian yang disepakati sebelumnya, Ruben disebut memiliki hak untuk bersama anak-anaknya selama dua hingga tiga hari dalam satu pekan.

"Laksanakan isi perjanjian, dua atau tiga hari menginap sama Ruben. Atur! Berikan waktunya!" ujarnya.

Menurut Minola, kesepakatan tersebut seharusnya dijalankan secara menyeluruh dan tidak hanya diterapkan pada bagian tertentu saja.

"Dia punya hak bertemu dengan ayahnya, ayahnya juga punya hak untuk bertemu dengan dia," kata Minola, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Selasa (26/5/2026).

Minola meminta Sarwendah melaksanakan apa yang sudah tertulis di dalam perjanjian setelah ia dan Ruben bercerai.

Di mana telah disepakati, dalam satu minggu anak-anak tinggal bersama Ruben dua sampai tiga hari.

"Laksanakan isi perjanjian, dua atau tiga hari menginap sama Ruben. Atur! Berikan waktunya!," pinta Minola.

Kuasa hukum Ruben pun tampak geram dengan alasan Sarwendah yang menyebut anak-anaknya ingin ke rumah sang nenek, alih-alih bertemu ayahnya.

"Jadi jangan alasan misalnya, dia nggak mau, dia mau ke rumah neneknya."

"Orang tua juga harus kasih tau dong sama anaknya."

"Jangan kita berlindung dari anaknya yang nggak mau, kasih tau dong anaknya! Didik dong anaknya!," tegas Minola.

Minola berharap, mantan member Cherrybelle itu bisa mendidik dan membiasakan anaknya untuk bertemu sang ayah.

"Ayo dong didik anak kita supaya anak kita juga menghormati orang tuanya. Memiliki waktu bertemu orang tuanya."

"Jangan nanti kemudian karena anak ini tidak dididik dengan benar, akhirnya anak ini jadi durhaka sama ayahnya," kata Minola.

Baca juga: Tersinggung Disebut Mokondo, Pria di Banten Diduga Bunuh Teman Wanita dan Rekayasa Kematian Korban

Baca juga: Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Mulai Cair 2 Juni 2026, Ini Rincian Komponen dan Besarannya

Kolase Pengacara Minola Sebayang dan keluarga dari Ruben Onsu
Kolase Pengacara Minola Sebayang dan keluarga dari Ruben Onsu (Kolase Tangkapan Layar YouTube STARPRO Indonesia dan Instagram @ruben_onsu)

Pun Minola menduga Sarwendah sengaja ingin menjauhkan anak-anak dari presenter yang memutuskan mualaf pada 2025 itu.

Sebab Sarwendah justru mendekatkan anak-anaknya dengan sang kekasih, Giorgino Antonio.

"Anaknya nggak pernah dikasih nginep sama Ruben, kayaknya nggak pernah."

Patut diduga anaknya ini dijauhkan dari dia sebagai ayah kandungnya, malah didekatkan dengan orang lain yang bukan ayah kandungnya," papar Minola.

Dalam kesempatan yang sama, Minola Sebayang menyinggung perjanjian yang telah disepakati Ruben dengan Sarwendah ketika memilih bercerai.

Di mana dalam perjanjian tersebut, Ruben memiliki hak berkumpul dengan ketiga anaknya 2-3 hari dalam sepekan.

Namun perjanjian itu tidak terealisasi.

"Perjanjian itu harus dilaksanakan secara komplit, tidak boleh dipilah-pilah."

"Nah salah satunya adalah di dalam akta 39 itu disebutkan bahwa dalam satu minggu itu Ruben memiliki hak untuk berkumpul, bukan hanya bertemu."

"Berkumpul dengan ketiga anaknya, dua sampai tiga hari dalam satu minggu," beber Minola.

"Tapi kan itu tidak dilakukan," tambahnya.

Sebut Hak dan Kewajiban Harus Berjalan Seimbang

Kuasa hukum Ruben juga menyoroti pelaksanaan kewajiban kliennya yang disebut tetap berjalan hingga saat ini.

Menurutnya, Ruben tetap memenuhi kebutuhan anak-anaknya, bahkan nilainya disebut melebihi ketentuan yang telah disepakati sebelumnya.

"Sementara Ruben terus merealisasikan apa yang menjadi kewajibannya. Bahkan melampaui apa yang jadi kewajibannya," ungkap Minola.

Ia menyebut biaya bulanan yang dikeluarkan Ruben untuk kebutuhan anak mencapai sekitar Rp200 juta per bulan.

Biaya tersebut dikatakan mencakup kebutuhan utama hingga sejumlah kebutuhan tambahan lainnya.

"Yang sampai muncul biaya bulannya Rp200 jutaan per bulan. Bahkan apa seharusnya tidak jadi tanggung jawab Ruben pun ditanggungjawabi. Tiket berpergian, tiket nonton," katanya.

Ruben Disebut Kecewa

Baca juga: Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor, Ini 16 Stadion Megah yang Siap Jadi Arena Pertandingan

Minola menilai kondisi saat ini membuat Ruben merasa kecewa karena kewajiban yang dijalankannya dinilai tidak diimbangi dengan hak yang seharusnya diterima.

"Tapi haknya Ruben tetap nggak bisa dia dapatkan," ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut disebut sempat membuat Ruben mempertanyakan mengapa dirinya terus menjalankan kewajiban jika haknya belum berjalan sebagaimana mestinya.

"Akhirnya Ruben berpikir, 'kenapa harus taat melaksanakan kewajiban saya, bahkan melampaui apa yang menjadi kewajiban saya'. Sementara hak saya itu tidak pernah diberikan," kata Minola.

Hingga saat ini belum ada tanggapan terbaru dari pihak Sarwendah terkait pernyataan yang disampaikan kuasa hukum Ruben tersebut.

(Banjarmasinpost.id/Tribunmedan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.