SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Seorang panitia kurban bernama Juli Hermanto (40) ditemukan tewas tenggelam di aliran dam jembatan anak sungai, Jalan Pangeran Ratu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Korban diduga tenggelam karena tidak bisa berenang saat hendak membersihkan usus sapi kurban.
Peristiwa naas tersebut bermula ketika warga Jalan Panca Usaha, Kelurahan 5 Ulu ini bersama rekannya, Gunawan (30) dan Mail, pergi ke lokasi kejadian menggunakan bentor.
Mereka membawa karung berisi usus sapi untuk dibersihkan usai proses pemotongan hewan kurban di rumah kerabatnya.
Saksi mata sekaligus rekan korban, Gunawan, menuturkan bahwa sesampainya di lokasi, korban awalnya hanya berada di tepian dam.
Namun, karena menduga airnya dangkal, korban berjalan membawa karung usus tersebut ke area tengah sungai.
"Sesampai di TKP korban awalnya hanya di tepian. Namun, diduga dikira dangkal, korban ke tengah dan langsung tenggelam. Saya tidak sempat menolong karena korban cepat sekali hilang dari permukaan. Kami juga tidak tahu kalau dia tidak bisa berenang," ujar Gunawan, Rabu (27/5/2026).
Pihak keluarga bersama warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi.
Setelah sekitar satu jam pencarian, jasad korban akhirnya berhasil ditemukan tidak jauh dari titik awal tenggelam pada pukul 12.40 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
Kapolsek SU I Palembang, Kompol Heri, melalui Pamapta Polrestabes Palembang, Ipda Ammar, membenarkan adanya insiden kecelakaan air yang menewaskan seorang warga tersebut.
"Benar ada peristiwa orang tenggelam. Korban ke TKP hendak membersihkan usus sapi. Korban mengira dam tersebut dangkal, ternyata dalam, sehingga saat ke tengah korban langsung tenggelam karena diduga tidak bisa berenang," kata Ipda Ammar.
Ipda Ammar menambahkan, setelah berhasil dievakuasi oleh warga dan petugas, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) BARI Palembang sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.