Peduli Warga Binaan, Pemkab Bangka Selatan Salurkan Sapi Kurban ke Lapas Kelas IIA Pangkalpinang
Hendra May 27, 2026 05:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Momentum Hari Raya Iduladha dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung untuk berbagi dengan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang.

Satu ekor sapi kurban disalurkan pemerintah daerah sebagai bentuk kepedulian kepada warga Bangka Selatan yang sedang menjalani pembinaan.

Bantuan hewan kurban tersebut berasal dari mitra Corporate Social Responsibility (CSR) yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, mengatakan penyaluran sapi kurban ke lapas merupakan bagian dari perhatian pemerintah daerah bersama Forkopimda terhadap warga binaan asal Bangka Selatan.

Menurut dia, warga yang sedang menjalani masa pembinaan juga perlu merasakan suasana dan kebahagiaan Hari Raya Iduladha seperti masyarakat lainnya.

Pemerintah daerah berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus dukungan moril bagi warga binaan di lapas.

“Satu sapi kurban bantuan dari mitra CSR kami salurkan ke Lapas di Pangkalpinang,” kata dia kepada Bangkapos.com, Rabu (27/5/2026).

Riza Herdavid menjelaskan pada Iduladha tahun ini Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menerima total 100 ekor hewan kurban yang terdiri dari 91 ekor sapi dan sembilan ekor kambing.

Selain itu, pemerintah daerah juga menerima bantuan uang tunai sebesar Rp125 juta dari mitra CSR untuk mendukung kegiatan sosial dan keagamaan.

Dari jumlah tersebut, satu ekor sapi disalurkan khusus ke Lapas Pangkalpinang sebagai bentuk kepedulian terhadap warga binaan.

Diakuinya terdapat sejumlah warga Bangka Selatan yang sedang menjalani masa hukuman atau pembinaan di lapas.

Menurutnya kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah sehingga bantuan hewan kurban diberikan agar warga binaan tetap dapat merasakan momentum Iduladha.

Penyaluran bantuan tersebut juga diharapkan dapat memberikan semangat dan penguatan mental bagi warga binaan selama menjalani pembinaan.

“Jadi tidak ada salahnya satu sapi kita kirim ke Lapas sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah dan Forkopimda kepada warga binaan,” papar Bupati.

Dirinya berharap momentum Iduladha dapat dimaknai warga binaan sebagai kesempatan meningkatkan kesabaran dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Selain itu, masyarakat juga diajak menjadikan Hari Raya Iduladha sebagai sarana memperkuat kepedulian sosial dan semangat gotong royong antar sesama. Pemerintah daerah menilai nilai berbagi dan saling membantu menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kita berharap warga yang sedang menjalani pembinaan di Lapas bisa memaknai Iduladha ini sebagai momentum untuk meningkatkan kesabaran dan ketakwaan kepada Allah SWT,” sebutnya.

Riza Herdavid mengajak seluruh masyarakat menjadikan Iduladha sebagai momentum mempererat rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Semangat berbagi dinilai tidak hanya ditunjukkan melalui penyaluran hewan kurban, tetapi juga melalui perhatian kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan hidup. Pemerintah daerah berharap nilai gotong royong dan solidaritas sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Bangka Selatan.

“Mari kita jadikan momentum Iduladha ini untuk bersama-sama gotong royong dan saling peduli terhadap sesama,” pungkas Riza Herdavid. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.