Jakarta (ANTARA) - Ketua Majelis Pertimbangan PPK Kosgoro 1957 Agung Laksono menilai La Ode Safiul Akbar dapat mengangkat elektabilitas Partai Golkar apabila terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Kosgoro periode 2026-2031.
"Saya berharap, jika terpilih jadi ketua Kosgoro, semoga dapat mengangkat suara Golkar pada Pemilu 2029 mendatang," kata Agung di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, La Ode bukan sosok baru di lingkungan Kosgoro, dan rekam jejaknya tumbuh dari proses kaderisasi internal organisasi berdasarkan kiprahnya di dalam Barisan Muda Kosgoro.
"Ini momentum regenerasi kepemimpinan di tubuh Kosgoro, yang membutuhkan figur yang memahami sejarah organisasi, memiliki jejaring nasional," ujar Agung.
Selain itu, kata dia, Ketua Umum Kosgoro 1957 juga harus mampu menjembatani semangat kaderisasi dan kebutuhan transformasi organisasi, baik di masa kini maupun masa mendatang.
"Kosgoro membutuhkan kepemimpinan yang bukan hanya memahami sejarahnya, tetapi juga mampu membawa organisasi menjawab tantangan zaman," tutur Agung.
Sebelumnya, La Ode Saiful Akbar telah mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 dalam Musyawarah Besar (Mubes) V 2026 Kelompok Induk Organisasi Partai Golkar, Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong atau Kosgoro 1957 yang akan digelar di Jakarta pada Juni 2026.
La Ode mengaku telah mendapatkan restu dari Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia untuk maju sebagai calon Ketum PPK Kosgoro 1957.
Dia membawa gagasan mengembalikan Kosgoro 1957 pada akar perjuangannya sebagai organisasi karya yang dekat dengan masyarakat melalui penguatan ekonomi kerakyatan, kaderisasi, dan pengembangan organisasi.
Sebagai tokoh yang juga lahir dari dunia usaha, La Ode meyakini organisasi yang besar adalah organisasi yang tidak pernah tercerabut dari akarnya.
"Karena akar itulah yang memberi kekuatan sekaligus menutrisi pohon organisasi hingga berbuah kemaslahatan bagi anggota dan ekosistemnya," ungkap La Ode.





