POSBELITUNG.CO - Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah diwarnai oleh berbagai insiden tidak terduga di sejumlah wilayah Indonesia. Mulai dari hewan kurban yang merusak acara pesta pernikahan, mengacak-acak tempat santai warga, hingga peristiwa tragis yang merenggut nyawa.
Kejadian-kejadian yang terekam kamera warga ini mendadak viral dan menjadi sorotan besar di media sosial. Berikut adalah 4 peristiwa sapi kurban mengamuk pada momen Idul Adha 2026 yang berhasil dirangkum:
1. Tenda Hajatan di Banyumas Berantakan Diterjang Sapi Stres
Momen sakral sebuah pesta pernikahan di Grumbul Sokawera, Desa Pasir Kulon, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berubah menjadi kepanikan massal pada Selasa (26/5/2026) malam.
Seekor sapi kurban yang baru saja diturunkan dari mobil sekitar pukul 19.00 WIB mendadak lepas kendali. Sapi yang diduga stres akibat ramainya kerumunan warga langsung berlari kencang dan menerjang tenda hajatan yang tepat berada di depannya.
Akibatnya, sejumlah fasilitas pesta mulai dari kursi, meja, dekorasi bunga, hingga toples-toples hidangan pecah berantakan.
"Kebetulan posisi tenda hajatan lurus di depannya, jadi sapi lari menuju lokasi hajatan," kata Kepala Dusun setempat, Mei Nur Khasanah dikutip dari Tribunjateng, Rabu (27/5/2026).
“Beberapa kursi patah, toples pecah, dan bunga dekorasi jadi berantakan,” ujar Mei.
Beruntung, meski tamu undangan sempat heboh dan menyelamatkan diri, acara tetap bisa dilanjutkan setelah warga berhasil mengevakuasi sapi tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Tamu undangan sempat heboh dan minggir karena takut, tapi hajatan tidak sampai bubar,” ujarnya.
2. Pengunjung Warung Kopi di Mempawah Berhamburan Keluar
Kekacauan serupa terjadi di Jalan Bardannadi, Kelurahan Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Senin (25/5/2026) malam. Sebuah warung kopi (warkop) mendadak dihebohkan oleh kedatangan "tamu" tak diundang berukuran besar.
Nurul, pemilik warkop, menceritakan bahwa awalnya ada dua pria yang membawa sapi menggunakan mobil pikap berhenti di warungnya untuk beristirahat dalam perjalanan menuju Pontianak. Namun secara tiba-tiba, sapi di atas bak mobil berontak dan melompat turun.
“Mereka berhenti sebentar untuk istirahat dan ngopi di warung kami. Awalnya kondisi biasa saja, tapi tiba-tiba sapi di atas mobil berontak lalu lepas,” ujar Nurul dikutip dari Tribun Pontianak, Rabu (27/5/2026).
Sapi agresif tersebut langsung masuk ke dalam warkop dan membuat para pengunjung yang sedang bersantai panik bukan main hingga lari berhamburan.
“Pengunjung langsung lari keluar karena takut. Kami juga sempat kaget dan panik karena sapi masuk sampai ke dalam warung,” ujarnya.
Setelah melalui proses evakuasi yang cukup menegangkan karena sapi terus melawan, warga dan pemilik akhirnya berhasil menjinakkan hewan kurban tersebut tanpa ada korban jiwa.
3. Sapi Kabur ke Jalan Raya Juanda Ciputat, Bikin Pengendara Panik
Di wilayah Ciputat Timur, Tangerang Selatan, seekor sapi kurban milik Masjid As Salam sempat memicu ketegangan di jalan raya pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Sapi yang hendak disembelih itu tiba-tiba mengamuk hingga tali pengikatnya putus, lalu kabur ke arah Jalan Ir H Juanda. Insiden ini sempat viral lantaran keberadaan sapi di tengah jalan raya membuat para pengguna jalan panik.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menjelaskan bahwa panitia kurban bernama Wirjan bersama warga sempat melakukan pengejaran yang cukup jauh.
"Warga dan panitia sempat berupaya mengejar sapi tersebut yang berlari cukup jauh hingga ke kawasan samping asrama putri UIN di Kelurahan Pisangan," ucap Kompol Bambang kepada wartawan Rabu (27/5/2026).
Sapi tersebut akhirnya berhasil ditangkap satu jam kemudian sekitar pukul 11.00 WIB, lalu diangkut kembali menggunakan mobil bak terbuka ke masjid. Polisi memastikan tidak ada korban luka atau kerugian materi dalam insiden ini.
“Anggota Polsek Ciputat telah melakukan pengecekan guna memastikan kondisi di lokasi dan mencari informasi apakah sapi tersebut sudah berhasil aminan atau belum,” jelas Kapolsek.
4. Tragedi di Banjarmasin: Warga Meninggal Dunia Terseret Sapi Sejauh 50 Meter
Insiden paling tragis terjadi di kawasan Kampung Arab, Gang Ibu, Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (26/5/2026). Seorang warga bernama Zulfikar (53) dilaporkan meninggal dunia setelah terseret sapi kurban yang mengamuk.
Peristiwa bermula saat warga bergotong royong menurunkan sapi dari mobil pikap. Diduga karena stres, sapi tersebut langsung menjadi sangat agresif.
"Informasinya sapi ini memang sudah mengamuk sejak diturunkan dari mobil pickup. Mungkin stres," ujar Rahmat, seorang warga setempat.
Nahas, korban yang saat itu sedang memegang tali pengikat tidak sempat melepaskan pegangannya karena tangannya sudah terlilit tali. Sapi tersebut langsung berlari kencang dan menyeret tubuh korban di jalanan kampung.
"Korban sempat terseret lumayan jauh. Kira-kira sekitar 50 meteran," kata Rahmat.
Saat terseret, tubuh korban diduga membentur keras sapi lain yang ada di lokasi hingga membuatnya pingsan di tempat. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Islam Banjarmasin, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 20.00 Wita. Sementara itu, sapi yang mengamuk akhirnya berhasil diamankan oleh warga sekitar. (Sumber : Tribunnews)