TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Desa Wisata Situs Gunung Padang menjadi salah satu destinasi implementasi program Genera-Z Berbakti 2026.
Mahasiswa dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) dan IPB University saling unjuk gigi untuk dapat berkontribusi dan berkolaborasi dengan warga di sana.
Kedua tim sama-sama memilih isu pengelolaan sampah sebagai salah satu topik pada proposal yang diajukan di program Genera-Z Berbakti 2026.
Namun, tim Universitas Padjadjaran dan IPB University menawarkan taktik berbeda untuk membantu mengatasi isu pengelolaan sampah di Desa Wisata Situs Gunung Padang.
Tim IPB University menyodorkan konsep edukasi untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah.
Tim yang menamakan diri Sabilulungan Lestari ini menawarkan sejumlah program untuk Desa Wisata Situs Gunung Padang, yaitu:
1. SIMPONIK: Edukasi pemilahan sampah, instalasi Loseda dan mesin pencacah, hingga implementasi waste to wallet.
2. KEMBARA: Edukasi pemanfaatan dan budidaya TOGA dan agroforestri, sosialisasi dan pelatihan pembuatan energy bar, serta dukungan pemodelan agroforestri bagi petani.
3. SIANJUR: Instalasi dan edukasi stasiun pemantauan kualitas udara dan cuaca.
4. SADULUR RAHAYU: Pengecekan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Di sisi lain, Universitas Padjadjaran yang diwakili Tim Mega Lestari hadir dengan solusi untuk mengubah sampah menjadi olahan yang mengandung nilai ekonomi.
Tim Mega Lestari menawarkan solusi untuk warga Desa Wisata Situs Gunung Padang agar bisa buang air secara higienis, melalui program:
1. Eco-sanitasi: Revitalisasi 10 toilet berbasis bioseptic tank.
2. Sampah & Ekonomi Sirkular: Pengolahan sampah organik menjadi pakan ternak, dan pengolahan sampah anorganik menjadi suvenir khas Desa Gunung Padang.
3. Pemberdayaan Pemuda & Pelestarian Kearifan Lokal: Peningkatan kapasitas 40 pemuda untuk mendorong terciptanya tim eco-tour guide dan eco-cultural activity.
“BCA berkomitmen agar program Genera-Z Berbakti hadir sebagai penghubung strategis mahasiswa dan masyarakat, bukan hanya sebagai kompetisi gagasan. Kami berharap tim yang mendapatkan kesempatan merealisasikan ide-idenya di Desa Wisata Situs Gunung Padang bisa menyumbangkan solusi bermanfaat, serta mengimplementasikannya demi kemajuan sosial, kesehatan, dan kelestarian lingkungan di sana. Melalui pengabdian masyarakat di desa binaan Bakti BCA ini, inovasi dari para finalis mampu memberikan dampak nyata yang menyelaraskan pelestarian warisan budaya dengan peningkatan kesejahteraan warga lokal,” kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn
Tim IPB University dan Universitas Padjajaran akan beradu dan saling menguji gagasan pada babak final Genera-Z Berbakti.
Tayangan ini dapat disaksikan mulai pertengahan Juni di YouTube @SolusiBCA dan saluran resmi mitra program.
Para suporter dapat melakukan voting untuk menunjukkan dukungan mereka terhadap tim favorit mereka pada laman Instagram resmi BCA (@goodlifebca) dari periode 21 Mei hingga 5 Juli mendatang.
Voting berlangsung untuk menentukan siapa Fan Favourite Team yang akan terpilih dari total 8 finalis Genera-Z Berbakti 2026.
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t