Polisi Curigai Kematian Sekeluarga Asal Semarang di Glamping Temanggung Akibat Keracunan Makanan
rika irawati May 28, 2026 04:31 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEMANGGUNG - Polisi dari Polres Temanggung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di tempat sekeluarga asal Semarang ditemukan tewas di penginapan glamping di Posong, Temanggung, Jawa Tengah.

Dari olah TKP tersebut, polisi mengamankan makanan barbeku yang diduga menjadi sumber keracunan.

Makanan tersebut dikirim ke laboratorium forensik Polda Jateng untuk diperiksa.

"Indikasi awal, kemungkinan (keracunan)."

"Kemungkinan dari makanan barbeku yang dibawa sendiri oleh korban," kata Penjabat sementara Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Putra, Kamis (28/5/2026).

Baca juga: Kronologi Sekeluarga Asal Semarang Ditemukan Tewas di Glamping Posong Temanggung: Diingatkan Chekout

Komang mengatakan, untuk memastikan penyebab kematian, jenazah keempat korban dievakuasi ke RSUD Temanggung untuk diautopsi.

Saat ini, polisi belum dapat mengungkap hasil autopsi tersebut.

Kronologi Penemuan 4 Korban Tewas

Komang mengatakan, korban yang terdiri dari orangtua dan dua anak laki-laki itu ditemukan petugas pada Rabu (27/5/2026) siang.

"Kejadian (penemuan) di tempat wisata di Kledung, Kabupaten Temanggung," kata Komang di Rumah Sakit Umum Daerah Temanggung, Kamis.

Informasi dari penginapan, keluarga tersebut tiba di Posong untuk menginap pada Selasa (26/5/2026), sekitar pukul 22.00 WIB. 

Mereka berencana menginap satu malam.

Keesokan harinya, sekitar pukul 11.45 WIB, petugas penginapan datang ke kamar untuk mengingatkan tentang jadwal checkout.

"Petugas wisata memberi tahu korban untuk segera check out karena ingin membersihkan tenda. Tapi, tidak ada jawaban," ungkapnya. 

Petugas wisata kembali datang ke tenda korban beberapa jam kemudian dan langsung membuka pintu. 

"Setelah dibuka pintu, terlihatlah keempat korban sudah kaku di lokasi kejadian," beber dia. 

Tak Ikut Kumpul Keluarga

Mereka terdiri dari ayah, ibu, dan kedua anaknya.

Mereka adalah Muhamad Ali akunawar (52), Maghfirah (43), Bagas Amar Hakiki (21), dan Alvino Evan Hakim (16).

Baca juga: Sekeluarga Warga Semarang Tewas saat Menginap di Glamping Posong Temanggung, Diduga Keracunan

Adik sepupu Muhamad Ali Munawar, Muhamad Faerudin (50) mengatakan, keluarga besar menerima kabar duka pada Rabu (27/5/2026) malam, sekitar pukul 22.00 WIB. 

"Saya dapat kabar meninggal tadi malam, jam 22.00."

"Informasi yang saya dengar, katanya keracunan."

"Tapi, untuk menyatakan keracunan atau tidak, dari pihak rumah sakit nanti. Ini lagi diautopsi."

"Nanti pihak RS dan kepolisian yang tahu persis keracunan atau tidak," jelas Faerudin. 

Sementara, adik kandung Maghfira, Ashadi (51) mengatakan, Maghfira dan keluarga absen saat keluarga mereka berkumpul di rumah Ashadi.

"Kemarin, adik-adik pada main ke tempat saya."

"Dia enggak ikut, katanya mau jalan-jalan. Tapi enggak bilang mau ke mana," ucapnya.

Hingga siang ini, pihak keluarga masih menunggu kedatangan jenazah keluarga Muhammad Ali Munawar. 

Pemakaman sudah disiapkan di Desa Kebumen, Kecamatan Ambarawa. (Kompas.com/Egadia Birru, Tribunbanyumas.com/Eka Yulianti Fajlin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.