Penggilingan Daging di Pasar Cikurubuk Kebanjiran Pesanan Bahan Bakso dari Hewan Kurban
Dedy Herdiana May 28, 2026 08:35 PM

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Usai perayaan Idul Adha, tempat penggilingan daging di Pasar Cikurubuk Tasikmalaya mulai dikunjungi warga yang hendak menggiling daging kurban untuk dijadikan bakso.

Tradisi ini sudah dilakukan masyarakat Kota Tasikmalaya usai IdulAdha dan melakukan penyembelihan hewan kurban.

Tidak hanya dijadikan sate, daging hewan kurban juga kerap dibuatkan untuk bahan bakso.

Sejak pagi hingga sore hari, nampak beberapa warga mengantre di sejumlah penggilingan daging, sembari membawa daging kurban untuk dijadikan bakso. 

Para pegawai pun nampak mulai disibukan untuk melayani warga yang ingin menggiling daging hewan kurban.

"Biasa saya kalau sudah lewat sehari IdulAdha suka dapat daging kurban, dan digiling buat bakso untuk konsumsi dirumah saja," kata Erom Ropiah (63) warga Kecamatan Kawalu kepada TribunPriangan.com.

Baca juga: Terminal Cicaheum Resmi Pindah ke Leuwipanjang, Penumpang Asal Tasik Ngeluh Harus Naik Angkot 2 Kali

Erom mendapat daging kurban dari panitia sebanyak 3 kilogram. Ia mengaku, sangat bosan jika daging kurban dikonsumsi menjadi sate.

"Ini tiga kilo yang digiling, total 25 ribu. Udah biasa setiap musim kurban langsung digiling. Bosen buat sate, mending bikin bakso," ungkap Erom.

Sementara itu, pemilik penggilingan daging, Angga mengatakan, bahwa usai perayaan IdulAdha tempat usahanya ramai dikunjungi warga yang ingin menggiling daging kurbannya untuk dijadikan bakso.

"Agak ramai yah beda dengan hari biasanya, soalnya para pedagang bakso kurang ya, tapi yang menggiling daging kurban malah bertambah," kata Angga.

 Selain itu, Angga menambahkan untuk kenaikan warga yang menggiling daging kurban naik 100 persen ketimbang hari biasa.

"Kenaikannya dari 50 sampai 100 persen, sekarang banyak penggilingan, jadi agak berkurang," tambahnya.

Untuk jasa penggilingan daging hewan kurban ini ia prediksi bakal ramai selama tiga hari kedepan. Karena, masih ada sejumlah wilayah yang menyembelih hewan kurban.

"Kalau disini untuk satu kilogram saya hargai Rp5 ribu, bahkan kondisi ini bakal ramai tiga hari kedepan. Soalnya masih ada yang menyembelih hewan kurban," jelas Angga.(*)

 



 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.