Transformasi-Optimalisasi, Bandara Ngurah Rai Naik Lima Peringkat di Skytrax World Airport Awards
Ngurah Adi Kusuma May 28, 2026 11:03 PM

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA – Sebagai pintu gerbang utama pariwisata Indonesia, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Bali, terus memperkuat posisinya di kancah global. 

Menghadapi tren peningkatan pergerakan penumpang dari tahun ke tahun, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola terus melakukan transformasi menyeluruh, baik dari sisi infrastruktur, digitalisasi sistem, hingga aspek pelayanan prima.

Transformasi dan optimalisasi layanan dilakukan berkelanjutan sejak tahun 2024 lalu, di mana perubahan mencolok juga terlihat pada tata ruang dan fasilitas fisik bandara seperti dibangunnya fasilitas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Desain estetis JPO Bandara I Gusti Ngurah Rai menghubungkan langsung gedung terminal penumpang dengan area parkir kendaraan bermotor, lengkap dengan titik penjemputan (pick-up zone) yang nyaman.

Ornamen khas Bali ditampilkan di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai
Ornamen khas Bali ditampilkan di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai (Istimewa)

Baca juga: Bupati dan Wabup Badung Hadiri Karya Melaspas di Pura Dalem Suargan Bongkasa

Terdapat juga penambahan fasilitas troli di area ruang tunggu, serta penataan ruang area keberangkatan dan kedatangan untuk semakin memudahkan perjalanan pengguna jasa bandara.

Selain itu terdapat penataan ulang interior terminal dengan memperbanyak area hijau (greenery) serta sentuhan ornamen arsitektur khas Bali, menciptakan suasana bandara yang modern namun tetap kental dengan kearifan lokal.

"Transformasi ini adalah perwujudan komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan prima  kepada seluruh pengguna pengguna jasa bandara,”

“Kami berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan standar layanan secara berkelanjutan, demi menghadirkan standar layanan berkelas dunia yang aman, andal, dan ramah bagi setiap pengguna jasa," ujar General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Nugroho Jati, Kamis 28 Mei 2026.

Melalui rangkaian inovasi layanan prima dan pembenahan fasilitas ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di kancah internasional. 

Petugas Avsec yang bertugas di Security Check Point (SCP) terminal keberangkatan Bandara I Gusti Ngurah Rai
Petugas Avsec yang bertugas di Security Check Point (SCP) terminal keberangkatan Bandara I Gusti Ngurah Rai (Istimewa)

Baca juga: Titip Pesan Kebersamaan, Bupati Klungkung Serahkan Bantuan Sapi Kurban Presiden

Dalam ajang bergengsi Skytrax World Airport Awards 2026, bandara pintu gerbang Bali tersebut berhasil mencatatkan kenaikan lima peringkat, dari peringkat ke-72 menjadi peringkat ke-67 dunia.

Capaian tersebut sekaligus melanjutkan tren positif dalam tiga tahun terakhir, di mana Bandara I Gusti Ngurah Rai sebelumnya berada di peringkat ke-74 dunia pada 2024, kemudian naik ke peringkat ke-72 pada 2025, dan kini melaju ke posisi ke-67 dalam daftar World’s Top 100 Airports 2026. 

Prestasi ini menunjukkan konsistensi perbaikan dan peningkatan standar layanan yang dilaksanakan oleh PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola bandara dalam tiga tahun terakhir. 

“Pencapaian ini adalah hasil dari kolaborasi dan sinergi dari seluruh komunitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang berperan penting dalam menghadirkan pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa,” kata Nugroho Jati. 

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, serta tentunya mengajak seluruh instansi untuk terus meningkatkan standar pelayanan demi terciptanya pengalaman pelanggan atau customer experience yang berkesan bagi seluruh pengguna jasa di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali,” lanjutnya.

Baca juga: Empat Atlet Rugby Buleleng Antar Bali Chilis Juara Internasional

Kedepannya, pihak bandara berfokus untuk melanjutkan Program Transformasi yang berbasis pada tiga pilar, yakni melalui meningkatkan pelayanan yang berfokus pada peningkatan kualitas infrastruktur dan fasilitas (Pilar Premises), operasional bandara berbasis ekosistem dan kolaborasi erat lintas stakeholders (Pilar Process), serta layanan personnel berstandar global (Pilar People) yang ditopang oleh implementasi teknologi sebagai enabler, guna menghadirkan journey experience berkelas dunia bagi seluruh pengguna jasa. 

“Tak kalah penting, kami menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan seluruh pengguna jasa kepada Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,”

“Tentu merupakan komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan prima serta untuk terus melayani dengan sepenuh hati kepada seluruh pengguna jasa bandara dengan peningkatan-peningkatan layanan dan fasilitas,” ungkap Nugroho Jati. 

Skytrax World Airport Awards merupakan ajang prestisius di industri kebandarudaraan global. 

Penilaian dilakukan melalui World Airport Survey terhadap penumpang pesawat dan pengguna jasa bandara di lebih dari 100 negara. 

Survei dilakukan pada Agustus 2025 hingga Februari 2026, untuk mengevaluasi pengalaman pelanggan terhadap layanan bandara, mulai dari check-in, kedatangan, transit, area komersial, keamanan/imigrasi, hingga gate keberangkatan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.