Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Drainase di Jalan Dadali, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, dinormalisasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Lapak-lapak pedagang tanaman bakal dibongkar.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Juniarti Estiningsih mengatakan, normalisasi drainase ini dilakukan sebab Jalan Dadali kerap banjir.
Normalisasi drainase dinilai sebagai kebutuhan yang mendesak.
“Iya benar akan dilaksanakan normalisasi drainase. Lokasinya di pedagang tanaman (bunga),” kata Esti saat dihubungi, Kamis (28/5/2026).
Pedagang tanaman ini direncanakan akan direlokasi ke kawasan R3 Katulampa pada awal Juni 2026 mendatang.
“Info dari wilayah mulai 1 Juni pedagang tanaman mengosongkan lokasi,” ujarnya.
Proyek perbaikan drainase akan dimulai setelah pedagang tanaman mengosongkan lapaknya.
Pengurus wilayah disebut Esti sudah melakukan sosialisasi.
Camat Tanah Sareal, Rokib membenarkan informasi tersebut.
Pedagang tanaman sudah dikumpulkan dan diklaim mengerti terkait normalisasi ini.
“Sudah dikumpulkan. Mereka cukup ngerti kebutuhan pembangunan oleh pemerintah,” kata Rokib.
Rokib memperkirakan ada 15 pedagang bunga yang terdampak imbas kebijakan tersebut.
Ditambah lima orang Pedagang Kaki Lima.
“Waktu sosialiasi yang hadir sekitar 15 orang pedagang bunga dan 5 orang PKL. Iya benar rencana dari Dinas UMKM begitu dipindah ke R3,” tandasnya.
Sementara itu, pantauan TribunnewsBogor.com di lokasi, drainase yang akan dinormalisasi ini berada setelah Rel Kebon Pedes Kota Bogor.
Lapak PKL yang biasa berjualan sudah dibongkar dan tembokan drainase beberapa titik juga sudah dibongkar.
Lapak-lapak tanaman masih berdiri dan pedagang masih berjualan dengan normal.