WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI – Suasana khidmat perayaan Hari Raya Iduladha di Kompleks Villa Mutiara Kirana, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, mendadak berubah menjadi panggung kepanikan yang menegangkan pada Kamis (28/5/2026).
Seekor sapi kurban berukuran besar sukses membuat geger ratusan warga setelah berontak, meloloskan diri dari ikatan talinya, dan mengamuk di tengah kawasan permukiman.
Aksi kejar-kejaran yang dramatis pun terjadi ketika hewan bertubuh masif tersebut berlari tak tentu arah menghindari kepungan warga.
Baca juga: Tangis Haru Seorang Ibu Saat Melepas Sapi yang Dirawat Sejak Kecil
Pelarian liar sang sapi baru terhenti dengan cara yang tak terduga: tercebur dan terjebak di dalam kolam ikan koi peliharaan salah satu penghuni kompleks perumahan.
Berontak di Jagal, Sapi Kabur Terjang Parit hingga Kolam Koi
Insiden yang menguras energi dan memicu kepanikan massal ini bermula ketika panitia kurban setempat tengah bersiap melakukan prosesi penyembelihan.
Namun, diduga karena stres akibat kerumunan atau mencium aroma darah, sapi tersebut mendadak mengamuk dan berontak dengan kekuatan penuh.
Tali pengikat yang dipegang erat oleh panitia terlepas, membuat sapi tersebut bebas dan langsung berlari kencang menuju area perumahan warga.
Kanit Rescue Regu 4B Kompi B Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Surawan, membenarkan adanya laporan insiden tersebut. Menurutnya, rute pelarian sapi tersebut sempat diwarnai kepanikan karena hewan itu bergerak secara agresif.
“Awalnya sapi hendak dipotong, namun berontak lalu kabur ke area kompleks perumahan,” ungkap Surawan saat dikonfirmasi oleh awak media, Kamis (28/5/2026).
Baca juga: Kurban 12 Sapi, Dewi Perssik Potong 2 Sapi Limosin Berukuran Jumbo di Rumahnya di Jakarta Selatan
Dalam upaya pelariannya, sapi tersebut sempat terperosok masuk ke dalam parit atau saluran air perumahan.
Alih-alih menyerah, hewan tersebut berhasil merangkak keluar dan kembali melanjutkan pelariannya dengan melompati pagar hingga akhirnya mendarat darurat di dalam kolam ikan koi milik warga sekitar.
Kehadiran tamu tak diundang berbobot ratusan kilogram itu sontak merusak estetika kolam dan membuat pemilik rumah terperangah.
Proses Evakuasi Alami Kebuntuan, Petugas Terjunkan Tim BKSDA Jakarta
Mendapati laporan adanya hewan kurban yang terjebak di dalam kolam ikan, tim rescue dari Disdamkarmat Kota Bekasi langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
Namun, proses evakuasi di lapangan ternyata jauh lebih rumit dari yang diperkirakan.
Meski berada di dalam air, sapi tersebut tetap menunjukkan sifat agresif, terus bergerak liar, dan memberontak setiap kali petugas mencoba mendekat untuk mengikat tubuhnya.
Sadar bahwa evakuasi manual berpotensi membahayakan keselamatan personel dan warga, Petugas Damkar Kota Bekasi mengambil langkah taktis dengan berkoordinasi dan meminta bantuan dari tim ahli Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta.
"Sebanyak empat personel damkar bahkan harus turun langsung ke dalam kolam untuk mengikat bagian tubuh sapi agar tidak kembali lepas, evakuasi cukup sulit karena sapi terus bergerak dan memberontak,” jelas Surawan menggambarkan sengitnya perjuangan petugas di dalam air.
Sapi Akhirnya Dilumpuhkan dengan Senjata Bius
Guna menjinakkan amukan sang sapi, Tim BKSDA Jakarta terpaksa mengambil tindakan medis darurat dengan menembakkan obat bius ke tubuh hewan tersebut.
Langkah ini diambil agar otot-otot sapi melonggar dan tingkat agresivitasnya menurun, sehingga proses penyelamatan bisa dieksekusi dengan aman tanpa mencederai manusia maupun hewan itu sendiri.
Setelah menunggu beberapa saat hingga efek obat bius bekerja dan kesadaran sapi mulai menurun, petugas damkar bergerak cepat.
Tubuh sapi yang sudah lemas langsung diikat menggunakan tali tambang berukuran besar pada bagian-bagian krusialnya.
Dengan komando yang terukur, tali tersebut ditarik ke atas secara bergotong-royong oleh kombinasi petugas damkar, tim BKSDA, dan dibantu oleh puluhan warga sekitar yang sejak awal menyaksikan ketegangan tersebut.
Baca juga: Polemik Sapi Kurban Prabowo Senilai 100 M, PDIP Minta Transparansi Pemerintah
Tontonan gratis dan menegangkan ini tak pelak mengundang daya tarik masif dari penghuni kompleks.
Ratusan warga tampak menyemut di sekeliling area kolam, mengabadikan momen langka tersebut menggunakan kamera ponsel mereka.
"Tentu proses evakuasi itu menjadi perhatian warga kompleks yang berkerumun di sekitar lokasi kejadian, karena heboh juga," pungkas Surawan menutup keterangannya.
Setelah berhasil dievakuasi ke daratan, sapi tersebut langsung diserahkan kembali kepada panitia kurban untuk melanjutkan prosesi penyembelihan yang sempat tertunda.