‘Rekor Tidak Terpecahkan’ - Bruno Fernandes Dinyatakan Assist ke-21-nya Tidak Sah Saat Mantan Kepala PGMOL Bereaksi Atas Gol Bersejarah Manchester United
Agus Firmansyah May 29, 2026 12:46 AM

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, tampak seolah telah menulis namanya dalam buku sejarah Liga Primer Inggris pada hari terakhir musim ini melawan Brighton. Namun, pencapaian assist ke-21 miliknya mendapat sorotan tajam dari mantan pejabat tinggi perwasitan yang menegaskan bahwa rekor tersebut masih belum resmi terpecahkan.


Hackett menentang pencapaian bersejarah


Dunia sepak bola bersiap untuk menobatkan Bruno Fernandes sebagai raja baru pencipta peluang setelah ia mencapai 21 assist dalam satu musim di Stadion Amex. Akan tetapi, mantan manajer umum PGMOL, Keith Hackett, secara mengejutkan turut serta dalam perdebatan ini dengan menyatakan bahwa kontribusi sang bintang Manchester United seharusnya tidak dihitung secara resmi.


Melalui media sosial, Hackett menulis: “Ini jelas bukan assist, jadi rekor tidak terpecahkan.”


Pernyataan mantan wasit itu memicu perdebatan sengit mengenai kriteria pemberian assist di kasta tertinggi sepak bola Inggris, terutama ketika hal tersebut menyangkut catatan sejarah.


Fernandes lewati Henry dan De Bruyne


Sebelum munculnya kontroversi, pemain internasional Portugal itu sudah dipuji karena berhasil melewati dua sosok kreatif terbesar dalam sejarah kompetisi ini. Dengan mencapai 21 assist, Fernandes melampaui legenda Arsenal, Thierry Henry, dan bintang Manchester City, Kevin De Bruyne, yang sebelumnya berbagi rekor dengan 20 assist.


Momen itu terjadi ketika Fernandes mengirimkan umpan sudut yang disundul Patrick Dorgu hingga masuk ke gawang. Meskipun Panel Gol Meragukan (Dubious Goals Panel) berpihak kepada sang gelandang, para pengkritik seperti Hackett berpendapat bahwa fakta bola sempat mengenai mistar dan memantul mengenai kiper Brighton, Bart Verbruggen, sebelum masuk, seharusnya membuat gol tersebut tidak dihitung sebagai assist sah. Kapten United itu tetap menerima penghargaan Playmaker of the Season Liga Primer atas kontribusinya sepanjang musim.


Sang kapten tetap rendah hati


“Ini sesuatu yang saya pikirkan karena kita berbicara tentang Kevin dan Thierry, dua pemain terbaik yang pernah ada di Premier League dalam waktu yang sangat lama,” ujar Fernandes mengenai peluangnya memecahkan rekor tersebut.


“Memiliki kesempatan untuk berada di level yang sama dengan mereka — setidaknya dalam kategori ini, tanpa membahas hal lain yang telah mereka capai di Premier League — adalah sesuatu yang luar biasa, dan saya sangat bangga akan hal itu.”


Gelandang asal Portugal itu juga kerap menolak pujian pribadi dan lebih memilih mengapresiasi rekan-rekan setimnya, mengakui bahwa statistiknya sangat bergantung pada penyelesaian akhir pemain lain. Dalam wawancara sebelumnya, ia berkata: “Saya sangat bersyukur melihat reaksi mereka lebih dari diri saya sendiri karena saya ingin Bryan [Mbeumo] merayakan golnya. Saya tidak ingin menjadikannya tentang diri saya karena pada akhirnya mencetak gol adalah hal terbesar dalam sepak bola.”


Apa selanjutnya untuk Bruno?


Sementara para pakar masih memperdebatkan keabsahan rekor assist-nya, Fernandes bersiap menghadapi musim panas yang sibuk. Bintang andalan Manchester United itu kini akan mengalihkan fokusnya ke tugas internasional bersama tim nasional Portugal dalam persiapan menuju Piala Dunia. Masa depannya di klub juga tampak aman, dengan laporan yang menyebutkan bahwa ia akan segera mendapatkan perpanjangan kontrak di luar masa kerjanya yang berlaku hingga 2027.


Terlepas dari kontroversi seputar assist ke-21 tersebut, Fernandes menutup musim dengan torehan sembilan gol serta sejumlah penghargaan individu yang memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di Premier League.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.