TRIBUNSUMSEL.COM, PAGAR ALAM – Identitas mayat seorang pria yang ditemukan di kawasan jurang mendalam di Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam, Sumatra Selatan, telah dikantongi polisi.
Pihak kepolisian memastikan bahwa jasad tersebut adalah Tono (34), seorang warga lokal Kampung KB Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam.
Sebelum ditemukan tewas, korban dilaporkan menghilang dan sempat dicari-cari oleh pihak keluarganya.
Identitas korban berhasil dipastikan setelah tim gabungan dari Polri, BPBD, dan Basarnas melakukan proses evakuasi yang dramatis di medan yang cukup sulit pada Jumat (29/5/2026) sore.
Baca juga: Mayat Laki-laki Berhasil Dievakuasi Petugas Usai Ditemukan di Bawah Jurang di Pagar Alam
Kapolres Pagar Alam melalui Kasi Humas, Iptu Mansyur, A.Md.Kep., S.H., membenarkan bahwa identitas mayat laki-laki tersebut telah terverifikasi secara jelas berdasarkan data kependudukan dan pencocokan dari pihak keluarga.
"Benar, telah ditemukan mayat seorang laki-laki atas nama Tono, usia 34 tahun, warga Lubuk Buntak, Dempo Selatan," ujar Iptu Mansyur, S.H.
Berdasarkan rekam jejak dan informasi yang dihimpun pihak kepolisian dari pihak keluarga, korban diketahui mengidap gangguan kejiwaan.
Faktor kondisi medis inilah yang diduga kuat membuat korban kerap berjalan tak tentu arah.
Pihak keluarga membeberkan bahwa sebelum ditemukan meninggal dunia, Tono sudah berulang kali dilaporkan menghilang dan pergi dari rumah tanpa pamit.
"Menurut keterangan keluarga, korban memang mengalami gangguan kejiwaan dan sering sekali meninggalkan rumah," jelas Iptu Mansyur.
Kapolsek Dempo Selatan, Iptu Akhirudin, S.H., langsung memimpin personel Polri bersama tim rescue BPBD Kota Pagar Alam dan Basarnas menuju titik lokasi.
Proses pengangkatan jenazah berjalan cukup menegangkan lantaran posisi korban berada di kedalaman jurang dengan kemiringan yang curam.
Setelah berhasil dieksekusi, jenazah langsung dibawa untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
Hingga saat ini, pihak Kepolisian Sektor Dempo Selatan masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan keterangan saksi guna menyusun kronologi utuh mengenai bagaimana korban bisa terjatuh ke dalam jurang tersebut. (Aggi Suzatri/Wawan Septiawan/Tribunsumsel)
ikuti dan bergabung dalam saluran Whatsapp Tribunsumsel.com