Eks Persebaya: Cristiano Ronaldo Tak Cocok sebagai Pelatih karena Mudah Marah
Bobby Wiratama May 30, 2026 05:30 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan pemain Persebaya Surabaya dan timnas Kamerun, Eric Djemba Djemba memberikan penilaian cukup vokal soal masa depan Cristiano Ronaldo.

Dalam penilaian Eric Djemba Djemba, Cristiano Ronaldo bukanlah tipikal pesepak bola yang setelah pensiun cocok untuk meneruskan kariernya sebagai manajer atau pelatih.

Alasannya terletak kepada karakter Cristiano Ronaldo, yang dalam kacamata Eric Djemba Djemba, dipandang sebagai sosok yang tempramen dan emosional.

"Saya tidak bisa membayangkan Cristiano sebagai pelatih, karena Cristiano adalah orang yang selalu ingin naik ke level yang lebih tinggi, setiap saat," buka eks Persebaya Surabaya, dikutip dari Goal International.

"Dia (Ronaldo-red) sosok yang meledak-ledak. Jika berkecimpung di level klub, peran direktur merupakan posisi yang tepat untuknya," tegas sosok yang memiliki 34 caps bersama timnas Kamerun.

SELEBRASI RONALDO - Bintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo sedang merayakan gol saat pertandingan melawan Al Okhdood pada pekan ke-11 Liga Arab Saudi di Al-Awwal Park, Jeddah, Sabtu (27/12/2025) malam WIB. Al Nassr berhasil menang telak 3-0.
SELEBRASI RONALDO - Bintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo sedang merayakan gol saat pertandingan melawan Al Okhdood pada pekan ke-11 Liga Arab Saudi di Al-Awwal Park, Jeddah, Sabtu (27/12/2025) malam WIB. Al Nassr berhasil menang telak 3-0. (Twitter @Alnassrfc)

Sejauh ini, belum ada tanda-tanda Cristiano Ronaldo akan gantung sepatu dalam waktu dekat, meskipun sekarang sudah berusia 41 tahun.

Standar individu yang luar biasa telah dipertahankan di Timur Tengah bersama Al Nassr, yang akhirnya membuahkan gelar juara Liga Arab Saudi diraih pada musim 2025/2026 .

Penyerang yang selalu tampil prima ini diharapkan menjadi kapten Portugal di Piala Dunia musim panas ini, sambil terus mengejar 1000 gol dalam karier kompetitifnya.

Tidak banyak lagi yang perlu ia capai, tetapi target-target yang membantunya menjaga semangat kompetitif tetap menyala terus ditemukan.

Tantangan lain mungkin dicari di lapangan, di tengah pembicaraan untuk bergabung dengan rival abadi Lionel Messi di MLS bersama Inter Miami, sementara kepemilikan klub atau posisi penasihat sedang dipertimbangkan untuk saat pensiun tiba dan harus diterima dengan berat hati.

"Saya tidak heran melihatnya bermain di usia 41 tahun, saya tidak heran karena saya mengenalnya sejak dia berusia 17 tahun."

"Saya bersamanya, kami berjalan bersama setelah latihan, kami makan bersama, kami menonton TV bersama, kadang-kadang di rumah saya, kadang-kadang di rumahnya," tegas Djemba Djemba yang pernah bermain untuk Manchester United, Aston Villa, hingga Burnley di kompetisi Premier League.

Karakter yang meledak-ledak plus penuh ambisi, dituangkan Cristiano Ronaldo menjadi hal yang positif. Dia menjadi pesepak bola terbaik dunia saat ini bersanding dengan Lionel Messi.

Banyak yang menebak seperti apa karier CR7 jika dirinya pensiun suatu saat nanti. Tetap di olahraga yang membesarkan namanya, atau justru banting setir menggeluti dunia bisnis seperti yang dilakukan David Beckham.

"Melihatnya bermain di usia 41 tahun tidak mengherankan. Namun menjadi pelatih akan sulit baginya, dia bisa marah dengan sangat, sangat cepat," nilainya menambahkan.

Baca juga: Jangankan di Piala Dunia 2026, Empat Tahun Lagi Pun Ronaldo Masih Bisa Bermain untuk Timnas Portugal

Cocok sebagai Pebisnis

Selain Djemba Djemba, eks Manchester United lainnya, Danny Simpson juga memberikan pernyataan soal karier yang cocok untuk CR7 setelah gantung sepatu.

Dengan brandingnya yang besar, Cristiano Ronaldo dinilai lebih cocok fokus di dunia bisnis, ketimbang bergelut di sisi manajerial klub.

"Sisi bisnisnya jelas sangat berbeda, tetapi dia juga seorang pebisnis. Anda tidak bisa meremehkan tim yang ada di sekitarnya. Saya ingin dia sukses karena saya pikir dia memiliki banyak hal untuk ditawarkan," ucap pemain berusia 39 tahun.

Sebagai informasi, Cristiano Ronaldo membangun kerajaan bisnis bernilai ratusan juta dolar melalui berbagai sektor, termasuk perhotelan, klinik transplantasi rambut, pakaian dan parfum, sewa jet pribadi, hingga investasi di bidang olahraga dan layanan streaming.

Terlepas dari itu, Cristiano Ronaldo saat ini tengah fokus untuk mencari Last Dance terindah bersama timnas Portugal lewat menjuarai Piala Dunia 2026 yang dimulai 12 Juni mendatang.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.