Transfer Ban FIFA untuk Persib Bandung karena Kasus pada 2023, Adhitia Jelaskan Duduk Perkaranya
Seli Andina Miranti May 31, 2026 05:45 PM

Laporan Wartawan Persib Bandung, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Adanya informasi larangan transfer pemain baru atau transfer ban dari FIFA, bukan hal yang mengejutkan bagi manajemen Persib Bandung.

Hal tersebut buntut dari mengakhiri kerjasama dengan pemain asal Jepang, Daisuke Sato, pada 2023 lalu, sebelum Persib Bandung ditangani Bojan Hodak.

Deputy CEO Persib Bandung, Adhitia Putra Herawan, mengaku, sebenarnya untuk kasus Sato, pihaknya sudah menyadari karena kasus terjadi di tahun 2023.

"Waktu itu masih ceritanya kan Luis Milla ya pelatihnya dan Sato tuh diganti di pertengahan musim 2023/2024 ketika Bojan masuk. Secara efektivitas juga kita bersyukurlah karena kan pergantian itu juga cukup berhasil, akhirnya kita juara di musim 2023/2024 kan, itu yang poin pertama," ujar Adhitia, saat dihubungi, Minggu (31/5/2026).

Baca juga: Bojan Hodak Ikuti Akun IG Pemain Timnas kroasia, Sinyal Bakal Ditarik ke Persib?

Adhitia mengatakan, kasus ini terjadi di tahun 2023/2024, dan ketika kasus ini terjadi, itu pihaknya sudah memberi tanggapan, tahun lalu kata dia mengajukan ke (CAS) Court Of Abritation Of Sport.

Adhitia menjelaskan, berdasarkan Peraturan FIFA, ketika seseorang pemain keluar dari sebuah klub sisa kontraknya 2 tahun lagi, kemudian kerja di klub atau perusahaan lain, jika gajinya lebih besar dari Persib sudah selesai.

"Tapi kalau gajinya lebih kecil, nah gaji lebih kecilnya ini kita mesti cek berapa selisihnya, makanya butuh waktu panjang, sekitar beberapa bulan," kata Adhitia.

Adhitia mengaku, pihaknya mendapat informasi bahwa Daisuke Sato di klub barunya gajinya jauh lebih kecil, maka pihaknya banding ke FIFA karena tak mungkin gaji jumlah tersebut di Filipina.

"Akhirnya waktu itu berjalan berbulan-bulan, CAS itu ngecek dulu bener enggak gajinya segini, apakah ada per-diem, ada pesangon, segala macam. Pokoknya dicek semuanya, akhirnya baru keluarlah di 2 bulan yang lalu, ternyata kita dapat pengurangan. Seingat saya tuh sebelumnya Rp 3,03 (miliar) Nah, setelah ke CAS itu turun jadi Rp 2,7 (miliar)," kata dia.

Jadi, kata Adhitia, proses tersebut terus berjalan, bukan sesuatu yang mengagetkannya.

"Wah ada kasus, enggak, kita udah tahu gitu. Memang jatuh temponya itu di kemarin, tapi kita juga enggak terlalu worry, kita pasti selesaikan gitu. Cuma kan kita juga butuh tahu numbers-nya berapa detailnya, lah. Nah, pas udah clear berapa, pasti kita akan selesaikan sesegera mungkin lah gitu," tuturnya.

Adhitia menegaskan, kasus tersebut sudah lama dan bukan kasus yang pertama, mengingat pihaknya  punya kasus yang sama, Wiliam Marcilio musim ini.

"Kita baik-baik aja, terminate juga, dia tuh kontraknya 1+1. Sama, mirip lah, tapi kita berakhir dengan baik-baik aja. Kenapa, karena dengan Wiliam, kita itu melakukan proses negosiasi yang benar," ujar Adhitia.

Baca juga: Pemalak Mobil Pelat Jakarta saat Euforia Juara Persib Ditangkap: Beraksi saat Mabuk demi Miras

Jadi, menurut Adhitia, pihaknya, duduk bersama, negosiasi dan segala macam, akhirnya berakhir dengan kesepakatan.

"Enggak ada gugat-menggugat segala macam, selesai gitu," kata Adhitia.

Menurut Adhitia, kasus seperti ini terjadi di manajemen yang lama beberapa kali terjadi.

"Kita tuh dulu sempat ada satu pelatih yang kontraknya itu 7 tahun, bingung, kok bisa ada 7 tahun. Makanya kita mulai bersih-bersih sekarang ini," kata dia.

Maka, menurut Adhitia, kondisinya menuju ke yang lebih baik mulai terlihat saat ini.

"Kita enggak pernah ada kasus lagi sama siapa pun. Wiliam Marcilio, terminate juga fine-fine aja karena kita udah belajar dan kita mulai ngerapiin banyak hal," katanya.

Sehingga, menurut Adhitia, kasus Daisuke Sato bukan yang mengagetkan dan menghawatirkan pihaknya.

"Jadi bukan hal yang mengagetkan buat kita dan enggak usah khawatir, klub besar juga banyak mengalami ini. Jadi ini bukan karena kita bayar gaji telat, kita enggak menuhi haknya. Tapi memang ada proses CAS yang kita laluin dulu untuk ngecek kebenaran salary dia berapa sebenarnya, kita akan bereskan segera kok," ucapnya.

Baca juga: Persib Bandung Siap Jalani Musim Tersibuk Sepanjang Sejarah Klub: Empat Kompetisi di Musim Depan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.