Milad Aisyiyah di Pinrang Hadirkan Ribuan Peserta, Bupati Prediksi Perputaran Uang Besar
Ansar May 31, 2026 08:21 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Kabupaten Pinrang menjadi pusat perhatian setelah dipilih menjadi tuan rumah perhelatan akbar tingkat provinsi.

Ribuan kader organisasi perempuan Muhammadiyah memadati Bumi Lasinrang sejak beberapa hari yang lalu.

Acara tersebut merupakan perayaan Milad ke-109 Aisyiyah tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dengan mengusung tema, "Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian."

Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sulawesi Selatan (Sulsel), Mahmudah, menyampaikan rasa syukur yang mendalam.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kepada Allah atas pelaksanaan Milad ke-109 yang luar biasa," ujarnya kepada Tribun-Timur.com dikegiatan Milad Aisyiyah di Masjid Agung Al-Munawwir, Jln Bintang, Kecamatan Watang Sawitto, Minggu (31/5/2026).

Pihak panitia mengonfirmasi bahwa ribuan peserta dari berbagai daerah yang ada di Sulsel hadir langsung di Pinrang.

Bupati Pinrang, Irwan Hamid, menyambut hangat seluruh rombongan yang datang ke wilayahnya.

Irwan Hamid memprediksi perputaran uang selama kegiatan tersebut bernilai sangat besar.

"Pasti pergerakan ekonomi luar biasa selama lima hari kegiatan ini berlangsung," tutur Irwan.

Kehadiran sekitar 2.000 peserta diklaim memberi dampak instan bagi pedagang lokal.

Bupati juga memuji langkah strategis organisasi dalam mengembangkan sektor usaha mandiri.

Aisyiyah dinilai sukses mendirikan sekolah wirausaha yang fokus membina para kadernya.

"Sekolah wirausaha ini termasuk penopang utama UMKM kita di Sulawesi Selatan," jelas Irwan.

Pemerintah daerah berharap eksistensi sekolah tersebut dapat terus melahirkan pelaku usaha baru.

Program pemberdayaan itu diharapkan mampu berkolaborasi dengan kebijakan jajaran Pemerintah Provinsi.

Irwan Hamid juga meminta jajaran Pemerintah Provinsi memberikan perhatian khusus bagi Pinrang.

"Paling tidak, prioritas bantuan UMKM diberikan kepada Kabupaten Pinrang selaku tuan rumah," katanya.

Meski demikian, asas keadilan bagi kabupaten dan kota lain harus tetap terjaga.

Pemerintah Kabupaten Pinrang secara resmi menyampaikan ucapan selamat hari jadi kepada organisasi.

Usia lebih dari satu abad membuktikan ketangguhan organisasi ini dalam mengabdi.

"Selamat Milad ke-109 kepada Aisyiyah yang terus konsisten bergerak," ucap Irwan Hamid.

Hubungan kerja sama kedua belah pihak di Pinrang terjalin sangat harmonis.

Bupati Pinrang mengaku banyak melibatkan kader organisasi perempuan ini dalam struktur pemerintahan.

Kader-kader tersebut aktif bergerak pada sektor pelayanan posyandu dan sosial kemasyarakatan.

"Kami banyak melibatkan mereka, khususnya dalam penanganan masalah penyakit tuberkulosis," ungkap Irwan.

Seluruh gerakan kemanusiaan tersebut berjalan di bawah koordinasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah.

Sinergi yang kuat itu diakui sebagai bentuk kepatuhan terhadap instruksi pusat.

Kontribusi nyata organisasi juga terlihat jelas pada sektor pendidikan dan kesehatan formal.

Rumah Sakit Swasta Aisyiyah menjadi salah satu pilar pelayanan medis di Pinrang.

Saat ini, Pinrang hanya memiliki dua rumah sakit milik pemerintah daerah setempat.

Kehadiran fasilitas kesehatan milik organisasi sangat membantu cakupan pelayanan bagi warga.

Bupati Pinrang menegaskan bahwa aktivitas organisasi tersebut sudah bernilai dakwah nyata.

"Dakwah tidak selalu dalam bentuk pidato, tetapi kegiatan sosial juga dakwah luar biasa," terangnya.

Pelayanan kesehatan keliling rutin dilaksanakan untuk menjangkau masyarakat di wilayah pegunungan.

Agenda pengobatan gratis itu digelar dua kali dalam sebulan dengan dokter ahli.

Beberapa dokter yang terlibat dalam program tersebut berasal dari jaringan rumah sakit organisasi.

Hubungan baik tercermin dari posisi Direktur Rumah Sakit Aisyiyah yang menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan.

Di sela sambutan, Irwan Hamid sempat mencandai ketua panitia mengenai kepastian kehadirannya.

Irwan berseloroh bahwa dirinya harus segera kembali ke Makassar setelah acara selesai.

"Saya juga sudah rindu dengan istri setelah empat hari ditinggalkan," candanya disambut tawa.

Bupati kemudian merekomendasikan kuliner khas yang wajib dicoba oleh seluruh peserta.

Salah satu menu andalan yang disebut oleh Irwan Hamid adalah bebek palekko.

"Kami masih sering bertengkar dengan Sidrap mengenai asal kuliner bebek palekko ini," kelakarnya.

Irwan Hamid berharap panitia lokal telah menjamu seluruh pimpinan dengan makanan khas tersebut.

Tampak dalam pantauan hadir dalam acara ini, unsur Forkopimda Kabupaten Pinrang, Kabag Kesra Provinsi Andi Munawir mewakili Gubernur, Ketua Pengurus Wilayah Muhamadiyah, Prof Ambo Asse dan Ketua Pimpinan Pusat Aisyiyah, Salmah Orbayinah.

Laporan wartawan Tribun-Timur.com/Moh Faizal Lupphy S.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.