Korban seorang wanita merupakan warga yang tinggal atau bermukim di desa setempat.
Hal menarik di Kotabaru yang hari ini 1 Juni 2026 merupakan Hari Jadi. Berbagai Festival Kuliner Hebat dan Jamuan Massal merayakan hari jadi Kotabaru.
Perlu menjadi perhatian kasus begal payudara terjadi di kawasan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan dan membuat warga resah.
Baca juga: UMKM Kalsel: Jangkau Berbagai Kalangan, Mochibliss Banjarmasin Kenalkan Produk Lewat Media Sosial
Baca juga: Ratusan Umat Buddha Ikuti Rangkaian Puja Bakti Waisak di Wihara Dhammasoka Banjarmasin
Identitas mayat yang ditemukan mengenaskan di kawasan sawah Lok Tunggul, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan terungkap.
Korban seorang wanita merupakan warga yang tinggal atau bermukim di desa setempat.
Kasus temuan mayat dibenarkan oleh perangkat desa setempat.
Sekdes Lok Tunggul, Yati, mengatakan mayat yang ditemukan diketahui merupakan warga mereka.
“Betul ada penemuan mayat warga kami. Untuk kronologinya belum tau, masih dalam proses penyelidikan (polisi),” katanya melalui pesan singkat kepada Bpost, Minggu (31/5/2026) malam.
Ia mengungkapkan, korban diketahui bernama Norlina (37) warga Desa Lok Tunggul, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Ia ditemukan tidak bernyawa di area persawahan dengan kondisi mengenaskan luka di bagian leher pada Sabtu (30/5/2026) malam.
“Di temukannya di sawah, bernama Norlina. Umurnya sekita 37 tahun dengan luka dibagian di leher,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kasi Humas Polres Banjar, AKP H. Alfian Noor. menyebut kasus dugaan pembunuhan ini telah ditangani oleh kepolisian setempat.
Saat ini, kepolisian disebut masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap atau mencari titik terang temuan mayat wanita di Pengaron itu.
“Masih di dalami, belum ada titik terang mengenai pelaku. Siang ini naikan lagi olah TKP dengan Inafis,” ujar Kasi Humas.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Kalsel Senin 1 Juni 2026, Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah saat Siang Hari
Kesemarakkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru semakin terasa, jelang puncak peringatan besok, 1 Juni 2026.
Selain digelar Fun Walk, juga resmi dibuka Festival Kuliner Hebat dan Jamuan Massal di kawasan wisata Siring Laut.
Kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan sekaligus wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kotabaru.
Melalui festival ini, para pelaku UMKM diberikan ruang untuk promosi, pemasaran, serta peningkatan omzet, sekaligus memperkenalkan beragam kuliner khas dan produk unggulan daerah kepada masyarakat luas maupun tamu yang hadir.
Festival Kuliner Hebat dan Jamuan Massal diikuti oleh pelaku UMKM binaan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kotabaru, dengan total 96 stand kuliner yang tersebar di kawasan Siring Laut.
Khusus Jamuan Massal, seluruh hidangan disajikan secara gratis kepada masyarakat. Hal ini menjadi bentuk rasa syukur pemerintah daerah yang dapat dinikmati bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikasi halal secara simbolis kepada pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM), sebagai upaya meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal.
Sementara itu, Bupati Kotabaru Muhammad Rusli yang membuka secara resmi kegiatan turut mengapresiasi peran UMKM dalam mendukung perekonomian daerah.
Ia juga berharap dengan adanya Festival Kuliner Hebat dan Jamuan Massal ini, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76.
Baca juga: Kronologi Tewasnya Anton Polisi yang Tembak Mati Warga Banjarmasin, Coba Kabur dari Penjara Kalteng
Kasus begal payudara terjadi di kawasan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan dan membuat warga resah.
Terbaru, seorang wanita menjadi korban pelecehan begal payudara yang terjadi di kawasan dekat pertigaan Cindai Alus, Martapura, Banjar.
Bahkan kejadian ini bukan hanya sekali, kejadian yang sama juga terjadi beberapa waktu lalu di lokasi yang sama.
Saudara korban, Zakiri, mengatakan kronoligis kejadian saat adiknya hendak berangkat kerja pada pagi hari ke Pasayangan Martapura.
“Kejadiannya di pertigaan depan angkringan dekat Cindai Alus. Setelah Imbah subuh, pergi menuju ke warung mau bekerja ke Pasayangan mau jaga warung nasi,” katanya kepada Bpost, Minggu (31/5/2026).
Setelah kejadian itu, korban langsung menangis dan mengadukan kejadian tersebut dengan menelpon dirinya.
Korban juga disebut mengalami trauma dan merasa tidak aman setiap keluar rumah atau mau pergi ke sekolah.
Menurutnya, kejadian ini bukanalah yang pertama, sebelumnya perempuan lain sempat menjadi korban begal payudara di sekitar TKP tersebut.
“Ini bukan kejadian pertama, soalnya sebelum adingku, ada kawannya yang jadi korban juga. Di lokasi yang sama,” sebutnya.
Zakir berharap, kepolisian setempat segera melacak pelaku begal payudara dengan melacak CCTV sekitar TKP.
(Banjarmasinpost.co.id)