UPDATE Jalan Ambles di Lenteng Agung: Lalu Lintas Macet Parah, Gorong-gorong Dipasang
Ferdinand Waskita Suryacahya June 01, 2026 01:11 PM

 

TRIBUNJAKARTA.COM - Perkembangan terkini Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan yang ambles, Senin (1/6/2026).

Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok ambles pada Kamis, (28/5/2026) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Kerusakan itu berdampak Jalan Raya Lenteng Agung berlubang sedalam tiga meter dan panjang kurang lebih 16 meter. 

MACET PARAH - Perkembangan terkini Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan yang ambles, Senin (1/6/2026). Perbaikan jalan itu menyebabkan kemacetan sepanjang 2,5 kilometer (Km) dari Stasiun Universitas Pancasila arah Depok, Jawa Barat. (Kompas.com/Shinta Dwi Ayu)

Gorong-gorong Dipasang

Jalan ambles tersebut hingga kini masih dalam tahap perbaikan di sisi kanan dan kiri. 

Dampaknya, jalan menyempit. Dikutip dari Kompas.com, petugas Sumber Daya Alam (SDA) Provinsi Jakarta yang enggan disebutkan namanya menuturkan sisi kanan jalan sedang dikeruk.

Proses pengerukan itu pun diselingi dengan pemasangan box culvert atau gorong-gorong beton bertulang berbentuk segi empat. 

Ada sekitar tiga box culvert yang satu per satu dipasang ke jalan yang sudah dikeruk. 

Proses pemasangan gorong-gorong beton itu pun menggunakan ekskavator. 

Nantinya, ketika proses pemasangan gorong-gorong selesai, pengecoran baru akan dilakukan. 

"Nanti malam udah mulai ngecor, kalau saat ini susah macet," jelas petugas.

Macet Parah

Perbaikan jalan itu menyebabkan kemacetan sepanjang 2,5 kilometer (Km) dari Stasiun Universitas Pancasila arah Depok, Jawa Barat.

Kemacetan terjadi karena ekskavator beberapa kali harus mengambil gorong-gorong beton tersebut di seberang jalan untuk dipasang.

Kemacetan terjadi karena proses perbaikan jalan amblas tersebut masih dilakukan oleh pihak Dinas Sumber Daya Air (SDA) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta. 

Perbaikan tersebut membuat jalan selebar empat hingga lima meter tersebut menyempit. 

Sebab perbaikan jalan dilakukan di sisi kiri dan kanan, sehingga pengendara harus saling bergantian ketika melintas. 

Petugas gabungan baik dari Dinas Perhubungan (Dishub), PPSU, hingga SDA, tengah berjaga di lokasi untuk membantu mengatur lalu lintas. 

Biasanya untuk menempuh jarak tersebut pengendara motor hanya membutuhkan waktu sekitar tiga hingga lima menit, jika kondisi Jalan Raya Lenteng Agung ramai lancar. 

Namun, di pagi ini, pengendara harus menghabiskan waktu sekitar 20 menitan dari depan Stasiun Universitas Pancasila menuju ke Jalan Raya Lenteng Agung.

Para pengendara harus bergantian ketika melintas di jalan yang sedang diperbaiki tersebut. Imbasnya, antrean kendaraan mengular hingga menyebabkan kemacetan. 

Transjakarta, minibus, Jaklingko, hingga sepeda motor, harus berebut jalan. Tak sedikit pengendara sepeda motor nekat naik ke atas trotoar agar bisa cepat terbebas dari kemacetan itu.

Puluhan petugas gabungan baik dari Dinas Perhubungan, PPSU, hingga Sumber Daya Air (SDA) bersiap di lokasi untuk membantu mengatur lalu lintas. 

Jika tak diatur secara ketat, para pengendara tak mau saling mengalah ketika melintas di jalan yang sedang diperbaiki, sehingga menyebabkan kemacetan yang lebih panjang. 

Namun, dengan adanya arahan dari para petugas gabungan, para pengendara terlihat mau saling bergantian. Sehingga meski kepadatan masih terjadi, kemacetan bisa terurai sedikit demi sedikit.

(TribunJakarta.com/Kompas.com)

Berita Terkait

  • Baca juga: Kondisi Terkini Jalan Lenteng Agung Setelah Ambles, Sudah Bisa Dilalui Bus dan Truk?

  • Baca juga: Lambat Respons Aduan Warga, Fraksi PSI Sayangkan Insiden Jalan Ambles Lenteng Agung

  • Baca juga: Update Jalan Amblas Lenteng Agung: Dibuka 2 Lajur, Kemacetan Sabtu Siang Ini Mulai Terurai

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.