Pemkot Denpasar Lakukan Bedah Rumah 19 Unit, Serah Terima Ditarget Agustus 2026 
Ida Ayu Suryantini Putri June 01, 2026 02:39 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemkot Denpasar melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Kota Denpasar melakukan program bedah rumah untuk 19 unit rumah tak layak huni di tahun 2026.

Saat ini, pengerjaan telah dimulai dan ditarget rampung Agustus 2026 untuk selanjutnya dilakukan serah terima.

Selain itu, juga ada tiga unit bedah rumah yang menggunakan dana CSR dan saat ini pembangunannya telah rampung.

Kadis Perkimta Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja mengungkapkan, untuk 19 unit bedah rumah menggunakan dana APBD 2026.

Baca juga: Per Unit Rp 80 Juta, Dinas Perkim Gianyar Bali Targetkan 68 Unit Bedah Rumah di Tahun 2026

Masing-masing unit menelan anggaran Rp100 juta termasuk DED dan pengawasan.

Sehingga total anggaran untuk 19 unit bedah rumah Rp1.900.000.000 atau Rp1,9 Miliar.

"Bedah rumah untuk perbaikan rumah tak layak huni bagi masyarakat kurang mampu ini rutin kami gelar setiap tahun," papar Cipta Sudewa, Senin, 1 Juni 2026.

Sementara untuk tiga unit rumah dengan CSR anggarannya bervariasi tergantung jenis kerusakan yakni Rp30 juta, Rp50 juta dan Rp75 juta.

Cipta Sudewa menjelaskan, kriteria pemberian bantuan bedah rumah dilaksanakan berdasarkan verifikasi berjenjang dari tingkat desa/lurah.

Baca juga: 40 Unit Bantuan Bedah Rumah Telah Diserahkan Pemkot Denpasar Bali, Tahun 2026 Target 50 Unit

Desa/lurah membawa usulan ke dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang.

Selanjutnya dilakukan verifikasi hingga tingkat Kota Denpasar termasuk melibatkan Dinas Sosial.

"Penerima adalah masyarakat yang tergolong miskin sesuai DTSEN di Dinas Sosial," paparnya.

Selain itu, penerima hanya memiliki satu rumah, belum pernah menerima bantuan perbaikan, ber-KTP Denpasar, tanah sertifikat hak milik serta bukan tanah sengketa.

"Sebenarnya ada 20 usulan. Namun setelah kami verifikasi, ada satu usulan yang tanahnya masih sengketa," paparnya.

Untuk saat ini, progres pembangunan rata-rata sudah mencapai 25 persen.

"Untuk DED fisik sudah selesai. Sekarang sudah pembuatan fondasi, sehingga Agustus kami targetkan sudah diserahkan ke pemilik," katanya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.