Riwayat Sakit Eks Menhan Ryamizard Ryacudu yang Meninggal Dunia, Dudung Kenang Sering Jenguk
Weni Wahyuny June 01, 2026 03:45 PM

TRIBUNSUMSEL.COM - Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu meninggal dunia pada Minggu (31/5/2026).

Sebelum dinyatakan meninggal dunia, Ryamizard Ryacudu sempat menjalani perawatan medis secara intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Menantu Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno itu mengembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan penyakit komplikasi yang dideritanya.

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman.

Baca juga: Isi Pesan Terakhir Eks Menhan Ryamizard Ryacudu kepada Dudung Abdurachman Sebelum Wafat

Dudung mengungkapkan bahwa kondisi medis sahabatnya itu cukup serius dan sempat menyerang fisik almarhum di masa-masa terakhirnya adalah penyakit stroke.

"Sakitnya beliau komplikasi sih. Stroke, dan sebagainya," kata Dudung saat melayat ke rumah duka Ryamizard di kawasan Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu malam, dilansir dari Tribunnews.com.

Kepergian tokoh militer berpengaruh Indonesia pada usia 76 tahun ini menyisakan kesedihan mendalam tersendiri bagi Dudung.

Ia mengaku memiliki hubungan dekat dengan mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sekaligus mantan Menteri Pertahanan tersebut dan mengikuti perkembangan kesehatannya selama menjalani perawatan.

"Sehingga saya pun merasa kehilangan beliau, dan semasa sakitnya pun saya sering datang ke sini, ke rumah sakit karena memang sangat dekat dengan beliau," jelasnya.

Bahkan, dirinya kerap menyempatkan diri untuk datang menjenguk selama Ryamizard terbaring sakit di rumah sakit.

Ia pun mendoakan agar Ryamizard diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan.

"Kita doakan, beliau orang sangat baik. Mudah-mudahan saya yakinlah, insya Allah kita doakan beliau akan diterima di sisi Allah SWT," kata Dudung kepada wartawan.

Ryamizard Ryacudu wafat pada usia 76 tahun. Dia diketahui lahir di Palembang, Sumatra Selatan pada 12 April 1950.

Baca juga: Sosok Nora Tristyana Istri Ryamizard Ryacudu Berduka Ditinggal Suami, Putri Wapres Try Sutrisno

Jenazah dilepas dari Kemenhan pada pukul 11.00 WIB untuk diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta.

Pusara Ryamizard berada di samping makam mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Surono Reksodimedjo.

Tempat peristirahatan terakhir Ryamizard juga berada di sisi kiri makam mantan Menteri Koperasi dan Kepala Badan Urusan Logistik (1978-1993) Bustanil Arifin.

Upacara pemakaman dipimpin Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, sebagai bentuk penghormatan negara kepada almarhum.

Sjafrie membacakan Apel Persada dalam proses pemakaman tersebut.

"Saya Menteri Pertahanan Republik Indonesia atas nama negara, bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia, dengan ini mempersembahkan ke persada Ibu Pertiwi jiwa dan raga dan jasa-jasa almarhum," kata Sjafrie saat memimpin Apel Persada di TMP Kalibata.

Dalam prosesi pemakaman ini turut dihadiri sejumlah tokoh di antaranya, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.

Hadir pula Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi, Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) TNI Angkatan Darat, Letjen Iwan Setiawan, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, Menko Polhukam Djamari Chaniago, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Letjen TNI (Purn) Lodewijk F. Paulus, serta mantan Ketua Mahkamah Konstitusi RI periode 2003-2008 Jimly Asshiddiqie.

Ryamizard merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1974 dari kecabangan infanteri.

Purnawirawan bintang empat itu menjabat sebagai Menhan di periode pertama kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), dari tahun 2014-2019.

Sebelum menjadi Menhan, jabatan terakhir Ryamizard di TNI adalah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang diembannya selama 3 tahun, yakni sejak 2002 hingga 2005.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.