Apa Itu Bediding? Fenomena Udara Dingin Ekstrem yang Menyelimuti Malang Raya di Malam Hari
Adrianus Adhi June 01, 2026 03:32 PM

SURYA.co.id, Surabaya - Masyarakat Kota Batu dan Malang Raya merasakan udara dingin beberapa hari terakhir, terutama malam hingga pagi.

Fenomena ini disebut Bediding, tanda awal musim kemarau yang diperkirakan berlangsung Mei hingga Oktober 2026.

 Fenomena Bediding ditandai dengan penurunan suhu drastis saat malam hingga pagi hari.

Kondisi ini membuat udara lebih dingin meski siang terasa panas.

Menurut Kalaksa BPBD Kota Batu, Suwoko, fenomena ini memang rutin terjadi saat memasuki musim kemarau.

“Benar, saat ini sudah mulai memasuki musim kemarau. Sehingga udara khususnya saat malam hari hingga pagi hari lebih dingin dibanding sebelumnya,” ujarnya.

Baca juga: Kediri Dilanda Bediding, Dinas Kesehatan Imbau Warga untuk Waspadai Hal Ini

BMKG menambahkan, fenomena ini dipengaruhi angin Monsun Australia. Angin tersebut membawa massa udara dingin dan kering dari daratan Australia menuju Indonesia.

Akibatnya, beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Malang Raya, mengalami suhu lebih rendah dibanding biasanya.

Suhu malam bisa mencapai belasan derajat celcius.

Dampak dan Respons Masyarakat

Fenomena ini langsung dirasakan masyarakat dan wisatawan. Risya, wisatawan asal Surabaya, mengaku terkejut dengan perubahan suhu.

“Iya bener banget, awal bulan lalu saya liburan ke sini masih panas. Sekarang dingin banget, apalagi pas malam hari. Justru gini ini yang dicari wisatawan kalau ke Malang. Soalnya Surabaya panas banget,” katanya.

Perubahan suhu ini memberi pengalaman berbeda bagi wisatawan.

Baca juga: Ada Fenomena Bediding saat Musim Kemarau, BPBD Kota Probolinggo Imbau Ini

Malam yang dingin dianggap menambah daya tarik wisata di Batu dan Malang.

Selain itu, fenomena Bediding juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menyiapkan diri menghadapi musim kemarau.

Suhu dingin malam hari bisa berdampak pada kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.