TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan RI periode 2014-2019 Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dimakamkan di antara dua makam menteri di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).
Pantauan Reporter Tribunnews.com Gita Irawan di lokasi, di sebelah kanan pusaranya tertulis nisan Jenderal TNI (Purn) H Surono Bin Reksodimedjo.
Surono merupakan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI (Menko Polkam) dan juga mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) era Presiden RI Soeharto.
Surono juga merupakan tokoh militer yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) seperti Ryamizard.
Surono menjabat sebagai KSAD dari April 1973 hingga Mei 1974.
Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Panglima Angkatan Bersenjata (Wapangab).
Baca juga: Salvo Terakhir dari Satu Regu Kostrad Antar Jenazah Ryamizard Ryacudu ke Liang Lahad
Sementara di sisi kiri makamnya, merupakan makam Letjen TNI (Purn) H Bustanil Arifin Bin Raden Achmad Idris.
Bustanil merupakan tokoh militer yang menjabat Menteri Koperasi dan Kepala Bulog di era Presiden RI Soeharto.
Bustanil juga tercatat pernah berkiprah di Kementerian Pertahanan RI pada 1946 sampai 1949.
Sosok tersebut juga tercatat pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Pendidikan dan Urusan Pegawai, Direktorat Logistik ABRI, Jakarta pada periode 1961 sampai 1965.
Baca juga: Sosok 3 Jenderal TNI yang Nikahi Anak Jenderal, Ryamizard Ryacudu dan Putri Try Sutrisno Termasuk
Almarhum Ryamizard dimakamkan secara militer di TMPNU Kalibata Jakarta Selatan pada Senin (1/6/2026).
Ia meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta pada Minggu (31/5/2026) pukul 14.03 WIB.
Sebelum dimakamkan di TMPNU Kalibata Jakarta Selatan, Kementerian Pertahanan juga menggelar persemayaman dan upacara pelepasan jenazah di kantor Kementerian Pertahanan RI Jakarta Pusat pada pagi harinya.
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin yang bertindak sebagai Inspektur Upacara pemakaman Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu membacakan Apel Persada.
"Apel Persada. Saya Menteri Pertahanan Republik Indonesia, atas nama negara bangsa dan Tentara Nasional Indonesia dengan ini mempersembahkan ke Persada Ibu Pertiwi jiwa dan raga dan jasa-jasa almarhum," ucap Sjafrie yang melanjutkan membacakan identitas Ryamizard.
"Yang telah meninggal dunia demi kepentingan serta keluhuran negara dan bangsa pada hari Minggu tanggal 31 Mei tahun 2026 pukul 14.03 WIB di Jakarta. Semoga jalan dharma bakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri tauladan bagi kita semua dan arwah mendapat tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Besar," pungkas Sjafrie.
Usai upacara, Sjafrie lalu menyerahkan bendera Merah Putih dan naskah Apel Persada kepada istri almarhum yakni Nora Tristyana serta anak almarhum.
Sejumlah tokoh militer yang kini menjabat di pemerintahan juga terlihat hadir.
Mereka di antaranya Menko Polkam Jenderal (Purn) Djamari Chaniago, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, Letjen (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus, hingga Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman.
Sejumlah pejabat militer dan kepolisian juga hadir dalam upacara tersebut.
Mereka di antaranya Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.
Hadir pula Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal Tonny Harjono.
Hadir pula tokoh-tokoh terkenal mulai dari mantan Ketua Mahkamah Konstitusi dan pakar hukum Prof Dr Jimly Asshiddiqie, mantan anggota DPR RI Effendi Simbolon, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, hingga mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) Mulyono.