TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN - Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tidak menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Plaza Patriot, Kecamatan Bekasi Selatan, Senin (1/6/2026).
Ketidakhadiran itu menjadi sorotan karena sebelumnya undangan resmi telah disampaikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Plh Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mengatakan ketidakhadiran sejumlah pejabat diduga berkaitan dengan masa libur panjang yang baru saja berakhir.
"Ini kan sudah terlalu lama libur, jadi akan kami evaluasi. Banyak juga yang meminta izin," kata Abdul Harris Bobihoe usai upacara, Senin (1/6/2026).
Menurut dia, Pemkot Bekasi akan melakukan evaluasi terhadap pejabat yang tidak hadir dalam kegiatan tersebut.
Selain pimpinan BUMD, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi juga tidak terlihat mengikuti upacara.
Bobihoe menjelaskan bahwa Sekda telah menyampaikan izin karena harus menghadiri agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan.
"Sekda sudah izin karena ada kegiatan yang sangat penting dan tidak bisa ditinggalkan," jelasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat lima pimpinan BUMD yang diundang namun tidak hadir dalam upacara Hari Lahir Pancasila, yakni:
Hingga kini belum ada penjelasan rinci mengenai alasan ketidakhadiran masing-masing pimpinan BUMD tersebut.
Pemkot Bekasi menyatakan akan melakukan evaluasi terkait kehadiran pejabat dalam kegiatan resmi pemerintahan.