Kirab Gunungan Lima Ramaikan Grebeg Pancasila di Blitar Tradisi Sarat Makna Kebangsaan 
Wiwit Purwanto June 01, 2026 06:32 PM

 

SURYA.CO.ID BLITAR - Pimpinan dan anggota DPRD Kota Blitar menghadiri Upacara Budaya Grebeg Pancasila dan Kirab Gunungan Lima di Alun-alun Kota Blitar, Senin (1/6/2026).

Peringatan ini menjadi penegas bahwa nilai-nilai Pancasila bukan hanya sejarah, tetapi juga pedoman hidup yang harus terus dijaga di tengah derasnya perubahan zaman.

Grebeg Pancasila, Napak Tilas Gagasan Bung Karno

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Blitar berlangsung khidmat melalui Upacara Budaya Grebeg Pancasila dan Kirab Gunungan Lima yang digelar di Alun-alun Kota Blitar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian panjang peringatan yang sarat nilai sejarah dan kebangsaan.

Ketua DPRD Kota Blitar, Syahrul Alim, menegaskan bahwa Grebeg Pancasila digelar tepat pada 1 Juni sebagai momentum lahirnya dasar negara Indonesia.

Ia juga mengingatkan bahwa gagasan Pancasila berakar dari pemikiran Presiden pertama RI, Ir Sukarno atau Bung Karno, yang dimakamkan di Kota Blitar.

Baca juga: Kirab Bedhol Pusaka dan Pawai Lentera Rayakan Hari Lahir Pancasila di Kota Blitar

Dalam perjalanan sejarah, kata Syahrul, terdapat beragam pandangan mengenai penetapan hari lahir Pancasila.

Namun sejak Presiden Joko Widodo menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila pada 2016, peringatan tersebut kini menjadi agenda nasional setiap tahun.

"Kami sangat terima kasih telah ditetapkan Hari Lahir Pancasila. Pancasila sebagai dasar pola kehidupan bangsa Indonesia dalam bermasyarakat dan menjadi dasar hukum bangsa Indonesia," katanya.

Syahrul menegaskan bahwa Pancasila harus terus menjadi fondasi dalam kehidupan bermasyarakat, terlebih di tengah dinamika sosial dan perkembangan teknologi yang begitu cepat.

Nilai Pancasila di Tengah Arus Perubahan Zaman

Ia juga menekankan pentingnya menjaga relevansi nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat masyarakat menghadapi tantangan era digital yang dapat memengaruhi cara berpikir dan berperilaku.

Baca juga: Apa Itu Grebeg Apem? Meriahnya Tradisi Megengan di Jombang Sambut Ramadan

"Di tengah perkembangan teknologi, nilai-nilai Pancasila harus tetap diepegang dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Sementara itu, rangkaian Grebeg Pancasila di Kota Blitar berlangsung selama dua hari, mulai Minggu (31/5/2026) malam hingga Senin (1/6/2026).

Kegiatan diawali dengan Kirab Bedhol Pusaka dan Pawai Lentera dari Istana Gebang menuju Kantor Wali Kota Blitar, dilanjutkan dengan malam tirakatan atau macapatan yang penuh suasana reflektif kebangsaan.

Pada puncaknya, Senin pagi digelar Upacara Grebeg Pancasila di Alun-alun Kota Blitar, yang kemudian dilanjutkan Kirab Gunungan Lima menuju kawasan Makam Bung Karno.

Kirab gunungan hasil bumi yang diikuti perwakilan kelurahan se-Kota Blitar itu menjadi daya tarik tersendiri, karena setelah tiba di makam, gunungan tersebut diperebutkan oleh masyarakat dan pengunjung yang hadir.

Rangkaian peringatan kemudian ditutup dengan Kenduri Pancasila di Perpustakaan Bung Karno sebagai simbol syukur sekaligus penguatan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan Bung Karno.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.