Juventus dan Bayern Munich Bahas Pertukaran Pemain, Die Roten Incar Gleison Bremer
Aurora Nightingale June 01, 2026 07:38 PM

Juventus dan Bayern Munich dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan melakukan kesepakatan pertukaran pemain pada bursa transfer musim panas mendatang, dengan kedua klub sama-sama berupaya memperkuat sektor pertahanan mereka.

Dalam beberapa pekan terakhir, Bayern Munich memang kerap dikaitkan dengan sejumlah pemain bertahan. Klub asal Bavaria itu berencana menambah amunisi di lini belakang, khususnya di posisi bek sayap, setelah Raphael Guerreiro meninggalkan klub pada akhir musim.

Selain itu, Bayern juga berharap Sacha Boey akan dilepas secara permanen usai menjalani masa pinjaman yang sukses bersama Galatasaray di paruh kedua musim lalu. Di sisi lain, Die Roten juga tengah memantau beberapa nama potensial untuk posisi bek tengah.

Saat ini, Dayot Upamecano dan Jonathan Tah menjadi dua bek tengah utama Bayern. Namun, klub bisa saja mencari tambahan pemain di posisi tersebut apabila salah satu dari Hiroki Ito atau Kim Min-jae hengkang pada musim panas ini. Kim Min-jae sendiri telah beberapa kali dikaitkan dengan kepindahan dari Die Roten, meski pemain asal Korea Selatan itu mengaku masih bahagia di klub dan menjadi pilihan ketiga di lini belakang Bayern.

Mantan bek Napoli tersebut berpotensi kembali ke Serie A karena adanya wacana pertukaran pemain antara Bayern Munich dan Juventus. Laporan menyebutkan bahwa Gleison Bremer menjadi salah satu target utama Bayern di bursa transfer ini. Bek asal Brasil berusia 29 tahun itu diperkirakan akan meninggalkan Juventus setelah klub gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Pelatih kepala Juventus, Luciano Spalletti, disebut sangat ingin bereuni dengan Kim Min-jae, setelah keduanya sukses memenangkan gelar Serie A bersama Napoli beberapa tahun lalu. Jika Bayern memutuskan merekrut Bremer, maka Kim Min-jae bisa menjadi bagian dari kesepakatan yang mengarah ke Turin.

Bremer telah menunjukkan performa solid di Serie A dalam beberapa musim terakhir dan juga menjadi bagian dari skuad Timnas Brasil di Piala Dunia. Kehadirannya diyakini dapat menambah pengalaman serta kualitas di lini belakang Bayern. Namun, dengan materi bek tengah yang sudah mumpuni, Die Roten mungkin lebih bijak mendatangkan bek muda yang bisa berkembang dan menjadi pengganti jangka panjang bagi Jonathan Tah.

Walau demikian, Bremer tetap bisa menjadi opsi menarik bagi Bayern, meski mungkin tidak masuk dalam perencanaan jangka panjang klub. Jika Bayern mencari bek tengah berpengalaman, nama Ibrahima Konate bisa menjadi alternatif yang lebih ideal karena statusnya yang bebas transfer dan usianya yang masih 27 tahun.

Selain pembicaraan soal pertukaran bek, Bayern Munich dan Juventus juga dikabarkan telah membuka komunikasi terkait penyerang Dusan Vlahovic. Media Eropa melaporkan bahwa Bayern baru-baru ini mengadakan pertemuan dengan ayah sang striker untuk membicarakan kemungkinan transfer.

Negosiasi kontrak baru antara Vlahovic dan Juventus disebut terhenti, dengan sang pemain kini menunggu tawaran dari Bayern Munich maupun Barcelona yang sama-sama membutuhkan penyerang baru. Juventus telah menetapkan tenggat waktu hingga akhir Mei untuk menyelesaikan situasi kontrak sang pemain.

Dengan Nicolas Jackson akan kembali ke Chelsea setelah masa pinjamannya di Bayern berakhir, klub asal Jerman itu kemungkinan besar akan mencari tambahan di lini depan. Selain Vlahovic, nama Anthony Gordon dari Newcastle United juga masuk dalam radar Bayern untuk memperkuat sektor serang.

Meski Dusan Vlahovic baru saja mencetak gol penting melawan Lecce, masa depannya di Juventus masih belum pasti. Kontraknya akan berakhir pada musim panas mendatang, dan ia merupakan pemain dengan gaji tertinggi di skuad Bianconeri. Hal ini membuat manajemen klub harus meninjau kembali struktur gaji mereka agar tetap seimbang.

Bayern Munich dikabarkan memandang Vlahovic sebagai kandidat potensial untuk menggantikan Harry Kane jika striker asal Inggris itu hengkang. Transfer bebas bagi Vlahovic dinilai akan menguntungkan secara finansial sekaligus taktis, mengingat gaya bermainnya yang cocok dengan karakter permainan di Bundesliga yang lebih terbuka dibanding Serie A.

Sementara itu, Juventus menaruh perhatian besar pada peluang merekrut kembali Kim Min-jae. Bek asal Korea Selatan itu dinilai mampu memberikan stabilitas di lini pertahanan mereka. Namun, Bayern Munich dikabarkan memasang harga sekitar 40 juta euro untuk sang pemain. Juventus harus memenuhi nilai tersebut jika serius ingin membawa Kim Min-jae kembali ke Italia.

Meski harga tersebut dianggap cukup tinggi, Juventus diyakini masih akan memantau situasi transfer dalam beberapa minggu ke depan untuk menilai apakah investasi ini layak. Pengalaman dan kualitas Kim Min-jae diyakini dapat memberikan dampak besar bagi pertahanan Bianconeri.

Kim Min-jae sendiri bisa saja tertarik untuk kembali ke Serie A, mengingat masa suksesnya bersama Napoli yang membuat namanya melambung di Eropa. Kenangan positif tersebut bisa menjadi faktor penting dalam keputusan sang pemain untuk kembali bermain di Italia. Juventus pun berharap hal itu dapat menjadi daya tarik tersendiri untuk meyakinkannya bergabung kembali.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.