TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO – Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Unit UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Bakti Sosial untuk Masyarakat (BAKSO URAT) 2026 yang digelar di Desa Kalitapen, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas, selama tiga hari, 22–24 Mei 2026.
Kegiatan tahunan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa sekaligus implementasi nilai-nilai kemanusiaan yang diusung KSR PMI UIN Saizu.
Melalui berbagai program edukasi, pelayanan sosial, bantuan kemasyarakatan, hingga aksi pelestarian lingkungan, kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif warga Desa Kalitapen.
Acara BAKSO URAT 2026 dibuka pada Jumat (22/5/2026) dan dihadiri oleh Camat Purwojati, Kepala Desa Kalitapen beserta perangkat desa, perwakilan PMI Kecamatan Purwojati, serta PMI Kabupaten Banyumas. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Camat Purwojati, Tursiman.
Selama tiga hari pelaksanaan, KSR PMI UIN Saizu menghadirkan berbagai program edukatif yang ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam berbagai bidang.
Kegiatan tersebut meliputi sosialisasi program PMI oleh PMI Kecamatan Purwojati, sosialisasi digital marketing dari Dinas Perdagangan dan UMKM, sosialisasi donor darah dari Unit Donor Darah (UDD) PMI Banyumas, serta sosialisasi pertolongan pertama yang disampaikan oleh pengurus KSR PMI UIN Saizu.
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pola asuh anak melalui sosialisasi parenting bersama public speaker dan trainer Angga Feri Setyawan.
Materi lain yang diberikan meliputi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), literasi digital dan bijak bermedia sosial, serta sosialisasi Tanggap Darurat Bencana (TDB) yang menghadirkan narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas.
Tidak hanya fokus pada edukasi, kegiatan BAKSO URAT 2026 juga menghadirkan berbagai layanan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, khitanan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, serta kegiatan mengaji bersama santri TPQ di Desa Kalitapen.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, KSR PMI UIN Saizu juga menyalurkan bantuan berupa paket sembako bagi warga yang membutuhkan, paket bantuan stunting, bazar pakaian gratis, serta wakaf Al-Qur'an dan Iqra kepada tiga Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di Desa Kalitapen.
Kepedulian terhadap lingkungan turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut.
Relawan KSR PMI UIN Saizu bersama masyarakat melakukan pembagian dan penanaman bibit pohon di lahan milik desa sebagai upaya mendukung penghijauan dan pelestarian lingkungan.
Ketua Pelaksana BAKSO URAT 2026, Sifa Salsa Nabila, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, baik dari sisi sosial, kesehatan, pendidikan, maupun lingkungan.
"Kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kepedulian sosial. Dengan adanya pembagian sembako, sosialisasi-sosialisasi yang bermanfaat untuk mengedukasi masyarakat Desa Kalitapen, sunat gratis bagi anak yang kurang mampu, penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, serta memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkembang melalui perlombaan dan permainan yang menyenangkan," ujarnya.
Selain kegiatan sosial dan edukatif, panitia juga menghadirkan berbagai kegiatan yang bersifat rekreatif dan mempererat kebersamaan masyarakat.
Berbagai lomba dan permainan untuk anak-anak, senam pagi bersama warga, hingga malam puncak yang diisi dengan sholawat bersama turut memeriahkan kegiatan tersebut.
Pada malam penutupan, KSR PMI UIN Saizu menghadirkan grup hadrah UKM PIQSI Syauqu Syafa serta pengajian bersama Kang Arya Al Banyumasi.
Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual bagi masyarakat Desa Kalitapen.
Partisipasi warga yang tinggi selama kegiatan berlangsung menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program-program yang diselenggarakan.
Kehadiran mahasiswa relawan tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang nyata.
Melalui BAKSO URAT 2026, KSR PMI UIN Saizu berharap semangat kerelawanan, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat dapat terus tumbuh di kalangan mahasiswa.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat melalui aksi-aksi kemanusiaan yang berkelanjutan.(***)