DPRD Klaten Bidik Pelajar SMP hingga SMA, Edukasi Pancasila Diminta Lebih Masif
Rifatun Nadhiroh June 01, 2026 10:14 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Ketua DPRD Klaten Edy Sasongko mendorong penguatan pendidikan ideologi Pancasila bagi pelajar SMP hingga SMA/SMK sederajat. Langkah itu dinilai penting untuk membentuk karakter generasi muda sekaligus memperkuat pemahaman terhadap dasar negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Edy setelah mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Halaman Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten, Senin (1/6/2026).

Dalam upacara itu, ratusan pelajar turut mengikuti rangkaian kegiatan bersama unsur Forkopimda, ASN, TNI-Polri, dan organisasi masyarakat.

Edy menilai generasi muda menjadi kelompok strategis yang perlu mendapat perhatian dalam pembinaan ideologi kebangsaan.

"Saya selalu menyampaikan terutama juga ke Kesbangpol untuk kerja sama dengan BPIP agar bisa mensosialisasikan (nilai-nilai Pancasila) di terutama anak SMP dan SMA/SMK, karena mereka menjadi generasi muda di Klaten," katanya.

Baca juga: Ketua DPRD Klaten Minta Pejabat Jadi Teladan, Pancasila Harus Terlihat dalam Pelayanan Publik

Menurutnya, pemahaman terhadap Pancasila perlu ditanamkan sejak usia sekolah agar para pelajar memiliki pegangan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial maupun perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Ia mengatakan pengenalan nilai-nilai kebangsaan tidak cukup dilakukan melalui teori di ruang kelas, tetapi juga perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tema Hari Lahir Pancasila tahun ini “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia” dinilai sejalan dengan upaya membangun generasi muda yang memiliki karakter kuat, toleran, dan memahami identitas kebangsaannya.

"Agar betul-betul anak muda ini tahu dasar negara kita, tahu pijakan butir-butir Pancasila kita, agar bisa melaksanakan dasar negara ini dengan baik," ujarnya.

Edy menambahkan, DPRD Klaten telah memiliki Peraturan Daerah tentang Pembinaan Ideologi Pancasila yang dapat menjadi dasar dalam memperkuat pendidikan kebangsaan di daerah.

Menurutnya, keberhasilan penguatan ideologi tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

"Dan kami DPRD juga sudah membuat Perda-nya terkait pembinaan ideologi Pancasila dan ini penting. Sekali lagi (perlu) komitmen kita bersama untuk betul-betul mengimplementasikan di masyarakat," tutupnya.

Baca juga: Soroti Dampak Media Sosial, DPRD Sukoharjo Dukung Aturan Pembatasan HP Siswa

(*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.