Korban juga dilaporkan kehilangan banyak darah akibat luka yang dideritanya.
Peristiwa bermula ketika pelaku datang sebagai pasien baru untuk menjalani pembersihan karang gigi di klinik tersebut.
Setelah proses perawatan selesai, pelaku kemudian dilayani oleh korban yang bertugas sebagai perawat.
Tidak lama kemudian, MA masuk ke kamar mandi yang berada di dalam klinik.
Saat berada di kamar mandi, pelaku memanggil korban untuk mendatanginya.
Ketika korban datang menghampiri, pelaku diduga langsung melakukan penusukan menggunakan pisau yang telah dibawanya dari rumah.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka pada bagian perut dan tangan.
Korban kemudian dilarikan ke RSUD Tangerang untuk mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan hasil pengecekan terbaru, kondisi korban dilaporkan mulai membaik meski masih menjalani perawatan intensif.
Kejadian itu sempat menghebohkan warga sekitar yang kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Setelah menerima laporan, polisi segera melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Beberapa jam kemudian, pelaku berhasil ditangkap dan dibawa ke Polsek Jatiuwung untuk menjalani pemeriksaan.
Dalam pemeriksaan awal, MA mengakui telah membawa pisau dari rumah, namun hingga kini polisi masih mendalami motif yang melatarbelakangi aksi penusukan terhadap korban.
Aksi penusukan tersebut terekam kamera pengawas CCTV yang terpasang di dalam klinik.
Dalam rekaman terlihat sejumlah pegawai panik setelah mendengar teriakan korban yang meminta pertolongan.
Pelaku juga tampak mondar-mandir sambil membawa sebilah pisau sesaat setelah melakukan penyerangan.
Teriakan korban mengundang perhatian warga di sekitar lokasi kejadian.
Warga kemudian bergegas mendatangi klinik dan membantu mengamankan pelaku hingga polisi tiba.
Kapolsek Jatiuwung, Kompol Rabiin, menjelaskan bahwa pelaku awalnya datang untuk menjalani tindakan pembersihan karang gigi.
Setelah proses perawatan selesai, pelaku meminta izin menggunakan toilet dan diantar oleh korban.
Sesaat setelah keluar dari toilet, pelaku kembali memanggil korban dengan alasan ingin menyampaikan sesuatu.
Ketika korban mendekat, pelaku diduga langsung mengeluarkan pisau dari dalam tas yang dibawanya.