TRIBUN-MEDAN.com - FT (42) babak belur dihajar pacarnya. Ia mengalami luka parah di sekujur tubuh hingga telinga terluka.
Wanita paruh baya asal Kecamatan IB II, Palembang ini menjadi korban amukan membabi buta dari kekasihnya sendiri yang telanjur terbakar cemburu buta, hingga wajahnya babak belur dipenuhi luka lebam.
Hubungan asmara yang sudah dijalani selama dua tahun tersebut mendadak berubah menjadi petaka yang menyisakan trauma mendalam.
FT tak pernah menyangka, pria yang seharusnya menjadi pelindungnya justru tega memukuli, menendang, bahkan menggigit telinganya, hingga ia mengalami luka parah di bagian muka, telinga, dan tangan.
Sambil menahan rasa sakit, FT akhirnya memberanikan diri mendatangi SPKT Polrestabes Palembang pada Senin (1/6/2026) untuk melaporkan tindakan keji kekasihnya itu.
Di hadapan petugas, ia menceritakan bahwa peristiwa kelam tersebut menimpanya pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan Ki Gede Ing Suro, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan IB I, Palembang.
Dikutip dari TribunSumsel.com, keributan ini awalnya dipicu hal sepele, yakni ketika sang pacar yang berinisial DI mengajaknya untuk malam mingguan.
Namun, karena kondisi fisiknya sedang tidak fit, FT terpaksa menolak ajakan tersebut dengan baik-baik.
"Awalnya pacar saya ini mengajak saya keluar, Pak, pada malam Minggu. Tetapi karena saya sakit, jadi saya tidak keluar, di rumah saja," ungkap FT dengan nada lirih saat membuat laporan di kepolisian.
Baca juga: Nova Arianto Akui Timnas Indonesia U-19 masih Jauh dari Harapan meski Menang 3-0 atas Myanmar
Baca juga: PEREMPUAN yang Gelar Lomba Komentar Rasis Ditangkap, Dulu Ngaku Anak Polisi dan Kebal Hukum
Mendapat penolakan tersebut, pelaku langsung tersulut emosi dan menuduh korban sengaja menghindar karena punya rencana pergi dengan pria lain.
Kecurigaan tak berdasar itu terus dipendam pelaku hingga keesokan harinya, saat mereka berdua kembali bertemu dan pelaku mengajaknya pergi ke lokasi kejadian.
"Terlapor ini mengira saya tidak keluar pada malam Minggu itu karena saya berjalan dengan pria lain, Pak. Jadi, pas ketemu saya diajak ke TKP," ucapnya mengingat momen mencekam tersebut.
Setibanya di lokasi, tanpa ba-bi-bu pelaku langsung meluapkan amarahnya. Korban dihujani pukulan dan tendangan berkali-kali.
Bahkan, pelaku dengan tega menggigit telinga korban sebelum akhirnya mengantarnya pulang begitu saja seolah tidak terjadi apa-apa.
"Saya tidak mengira, Pak, sesampai di TKP saya dipukuli, ditendang, dan telinga saya digigit," bebernya yang masih syok dengan kelakuan kasar sang kekasih.
Akibat penganiayaan berat tersebut, korban harus menanggung luka lebam di sekujur bagian muka, tangan, dan telinganya. Dengan sisa keberaniannya, ia melapor ke polisi dan berharap ada keadilan.
"Saya berharap atas laporan saya terlapor ditangkap," harapnya tegas.
Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa, melalui Pamapta Piket, Ipda Tamia Rahmadhany, membenarkan pihaknya telah menerima laporan resmi dari korban terkait aksi penganiayaan yang dilakukan oleh pacarnya sendiri.
"Laporan sudah kita terima dan akan diteruskan ke anggota Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk ditindaklanjuti segera," tutupnya menegaskan bahwa kasus ini akan langsung diproses hukum.
(*/tribun-medan.com)