Dunia Sepak Bola Berduka, Mantan Rekan Seklub Kevin Diks dan Emil Audero Meninggal akibat Kecelakaan
Beri Bagja June 02, 2026 03:33 AM

SAEED KHAN/AFP
Marios Oikonomou (kanan) saat beraksi dalam laga persahabatan timnas Yunani melawan Australia di Sydney (4/6/2016). Oikonomou meninggal dunia pada Senin (1/6/2026).

BOLASPORT.COM - Dunia sepak bola kembali berduka dengan meninggalnya mantan bek timnas Yunani, Marios Oikonomou.

Pria kelahiran Ioannina, 6 Oktober 1992, menutup usia pada Senin (1/6/2026) pagi waktu setempat.

Marios Oikonomou mengalami kecelakaan tragis ketika mengendarai skuter di jalanan sekitar kota kelahirannya, Sabtu (23/5/2026).

Ia menabrak sebuah mobil yang dikendarai seorang pengemudi berusia 63 tahun ketika sedang berusaha memutar balik.

Insiden ini menyebabkan kepalanya mengalami cedera parah karena benturan keras.

Oikonomou dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani operasi otak kritis selama berjam-jam.

Dia kemudian dirawat secara intensif di ruangan ICU University Hospital of Ioannina selama beberapa hari.

Sayang, sembilan hari pasca-kecelakaan tersebut, nyawanya tak bisa diselamatkan.

Oikonomou meninggal dunia dalam usia 33 tahun. Kepergiannya menyisakan duka bagi dunia sepak bola.

Akun resmi Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) turut menyampaikan belasungkawa untuk pengoleksi enam caps bagi timnas Yunani tersebut.

"Atas nama komunitas sepak bola Eropa, kami sangat berduka atas meninggalnya mantan pemain tim nasional Yunani, Marios Oikonomou, pada usia 33 tahun."

"Oikonomou telah membela tim nasional Yunani dalam enam pertandingan dan menorehkan karier yang gemilang di Italia bersama klub-klub seperti Bologna, Cagliari, Bari, SPAL, dan Sampdoria."

"Ia juga pernah berlaga di Liga Champions dan Liga Europa."

"Doa dan belasungkawa yang tulus kami sampaikan kepada keluarga, teman-teman, rekan setimnya, dan semua yang mengenalnya," tulis akun resmi UEFA.

Sepanjang karier, Marios Oikonomou banyak berkecimpung di Liga Italia bersama Cagliari (2013-2014), Bologna (2014-2019), SPAL (2017-2018), Bari (2018), dan Sampdoria (2023).

Hal menarik, dia juga pernah menjadi rekan setim bagi dua pemain pilar timnas Indonesia, Kevin Diks dan Emil Audero.

Relasinya dengan Diks terbangun lebih dulu saat keduanya sama-sama membela klub raksasa Denmark, FC Copenhagen (2021-2022).

Juara dengan Kevin Diks

Transfermarkt mencatat mereka pernah tampil bersama di lapangan dalam enam pertandingan kompetitif untuk Copenhagen.

Bukan cuma bermain, Diks dan Oikonomou berjasa mempersembahkan gelar juara Liga Denmark bagi The Lions.

Semusim kemudian, Oikonomou hijrah ke Italia guna memperkuat Sampdoria pada 2023.

Di sanalah dia bertemu Audero, yang sedang menjalani tahun terakhirnya bersama Il Samp.

Belum pernah tampil bareng dalam periode kebersamaan yang singkat, Oikonomou dan Audero sama-sama masuk skuad cadangan dalam tiga pertandingan Serie A.

Mereka kemudian menempuh jalan masing-masing sekelarnya kompetisi musim 2022-2023.

Audero menerima pinangan Inter Milan, sedangkan Oikonomou pulang ke Yunani untuk memperkuat Panetolikos.

Kolektor empat penampilan di Liga Champions bersama AEK Athens itu memutuskan gantung sepatu pada 2024 silam.

Melalui fitur Instagram Story, Audero ikut menyampaikan belasungkawa dengan mengirim ulang unggahan dari akun resmi Sampdoria bertuliskan "Selamat tinggal Marios".

Kiper timnas Indonesia tersebut menambahkan emoji tangan sebagai tanda berdukacita.

 

Ungkapan belasungkawa kiper timnas Indonesia, Emil Audero, atas meninggalnya rekan seklub saat di Sampdoria, Marios Oikonomou.
INSTAGRAM.COM
Ungkapan belasungkawa kiper timnas Indonesia, Emil Audero, atas meninggalnya rekan seklub saat di Sampdoria, Marios Oikonomou.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.